Breaking News:

PON Papua 2021

8 Kontingen PON Jateng Positif Covid-19, Gubernur Siapkan Tempat Isolasi di BPSDMD di Kota Semarag

Penyelenggaraan PON XX Papua hingga kini masih berlangsung. Dari total 826 orang baik atlet, ofisial dan panitia kontingen Jawa Tengah.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyelenggaraan PON XX Papua hingga kini masih berlangsung.

Dari total 826 orang baik atlet, ofisial dan panitia kontingen Jawa Tengah, delapan di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang berasal dari PON dengan menyiapkan tempat karantina.

"Kontingen Jawa Tengah yang pulang, kita isolasi. Mereka yang pulang sebenarnya sudah dites, untuk yang sudah di rumah kita awasi, yang belum kita siapkan tempat isolasi di BPSDMD," kata Ganjar, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Musnahkan Barang Sitaan dari Miras hingga Sex Toys

Baca juga: Ikut Peringati 10 Tahun NUNI, UKSW Gelar Donor Darah

Baca juga: Sinergi dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kemenkumham Jateng Gandeng Ombudsman

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah atau Badan Diklat Jawa Tengah terletak di Kota Semarang.

BPSDMD sebelumnya juga telah dijadikan rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC), saat kasus di Jateng cukup tinggi.

"Untuk lamanya isolasi, paling tidak 5 hari lah. Itu dah cukup," tegas Ganjar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menuturkan, tak hanya menyiapkan tempat untuk isolasi atau karantina kontingen PON Jawa Tengah, pihaknya juga menjalankan surveilans untuk memastikan kontingen yang pulang tidak membawa virus.

"Kita monitor, surveilans gitu. Tak hanya Covid-19 yang kita antisipasi, tapi juga malaria. Karena Papua itu kan endemi malaria, jadi setiap warga yang pulang dari wilayah-wilayah yang endemi, kita surveilans malaria juga," kata Yulianto.

Kontingen PON Jawa Tengah yang diwajibkan menjalani karantina atau isolasi yaitu mereka yang lebih dari 7 hari berada di Papua.

Meski sudah menyiapkan tempat, Yulianto tetap memperbolehkan atlet atau ofisial untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

"Mau karantina secara mandiri juga bisa. Untuk waktu karantina, seperti yang disampaikan pak gubernur, 5 hari saja karantinanya," tambahnya.

Dari datanya, saat ini terdapat delapan orang kontingen yang dinyatakan positif Covid-19. Kondisi delapan orang tersebut tanpa gejala sehingga tidak mengkhawatirkan.

Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Sejumlah Kios dan Fasilitas di Pantai Kartini Jepara Rusak

Baca juga: Hendi Harap PDAM Bisa Tingkatkan Pelayanan Lewat Aplikasi SI AGAN

Baca juga: Line Up Susunan Pemain Derby Mataram Persis Solo Vs PSIM Yogyakarta Malam Ini

"Delapan orang yang saat ini positif, dilakukan isolasi di Papua. Kondisinya baik tanpa gejala. Ada atlet, ada official," tandasnya.

Perlu diketahui, Jawa Tengah mengirimkan kontingen untuk PON XX Papua sebanyak 826 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 441 atlet, 210 ofisial, dan 83 orang panitia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved