Breaking News:

Berita Semarang

Dinas Perdagangan Kota Semarang Imbau Pedagang Segera Tempati Lapak di Johar

Pemerintah Kota Semarang memberi imbauan kepada para pedagang yang sudah tidak bermasalah dengan pengundian agar bisa segera menempati lapak.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Waras (68) seorang pengrajin pigura sedang melayani pembeli di lapak Pasar Johar Tengah, Jumat (8/10/21). Waras adalah salah satu pedagang yang pertama menempati Pasar Johar. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memberi imbauan kepada para pedagang yang sudah tidak bermasalah dengan pengundian agar bisa segera menempati lapak maksimal 10 Oktober.

Namun, hingga Rabu (13/10/2021), belum seluruhnya pedagang masuk ke Pasar Johar yang baru. Bahkan, mayoritas masih bertahan di relokasi Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman menyampaikan, telah memberitahukan kepada pedagang mengenai pemindahan.

Baca juga: Wali Kota Semarang Hendi Minta Dinas Perdagangan Evaluasi Penataan Lapak Pasar Johar

Baca juga: Pedagang Sayangkan Hasil Undian Lapak, Banyak Pedagang Pasar Lain Masuk Johar Utara Semarang

Baca juga: Manfaatkan Energi dari Alam, Dua Gedung Pemerintah Kota Semarang Bakal Dibangun Panel Surya

Baca juga: Jasad Seorang Wanita Ditemukan dengan Kondisi Mengenaskan di Kamar Kos di Jebres Solo 

Setelah tahap pengundian beberapa waktu lalu, para pedagang melakukan pemberkasan atau daftar ulang untuk serah terima kunci kios atau los.

"Setelah itu, mereka sebenarnya langsung bisa menengok dan menempati lapaknya," terang Fravarta.

Lantaran hingga kini masih cukup banyak pedagang yang bertahan di tempat relokasi, dia mengatakan, akan kembali melayangkan pemberitahuan agar pedagang yang sudah beres dengan hasil undian bisa segera menempati lapak.

Dia berharap masing-masing kelompok pedagang maupun PPJP bisa menginfokan kepada pedagang.

"Kami ingin mereka bisa segera berdagang, Johar kembali seperti dulu, ramai," ucapnya.

Dia berharap pedagang bisa mulai menata dagangannya di tempat yang baru dalam waktu sepekan ke depan. 

Dia tidak memungkiri pindah tentu membutuhkan waktu karena harus membawa perlengkapan dan dagangannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved