Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Bungur, Pohon Peneduh Cantik untuk Obat Diabetes, Asam Urat Hingga HIV

Masyarakat di Indonesia pasti sering pohon peneduh di pinggir jalan yang mempunyai bunga berwarna biru atau ungu.

Tayang:
Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Bungur, Peneduh Cantik untuk Anti Diabetes Hingga HIV 

TRIBUNJATENG.COM - Masyarakat di Indonesia pasti sering pohon peneduh di pinggir jalan yang mempunyai bunga berwarna biru atau ungu.

Pohon tersebut yaitu pohon Bungur, fungsinya yang kita tahu biasanya memang digunakan sebagai tanaman peneduh jalan.

Namun siapa sangka kalau Bungur ternyata mempunyai banyak manfaatnya untuk kesehatan.

Bungur mempunyai nama latin Lagerstroemia speciosa (L.) secara tradisional, baik berupa daun, kulit kayu dan akarnya telah digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit.

Manfaat
1. Sebagai Anti Diabetes.

Secara tradisional, ekstrak bungur telah lama digunakan untuk mengobati diabetes.

Masyarakat Filipina mengkonsumsi daun bungur sebagai teh herbal untuk menurunkan kadar gula darah.

Sudah sejak lama pula penelitian dilakukan, bahkan pada tahun 1940 sudah ada hasil penelitian yang menyebutkan bahwa ada efek insulin like dalam tumbuhan Bungur.

Secara invitro, ekstrak daun bungur dapat digunakan untuk mengurangi kadar gula darah pada mencit, serta dapat meningkatkan transportasi glukosa ke sel lemak (adiposa).

Masyarakat lokal memanfaatkan kulit batang Bungur sebagai herbal antidiabetes. Beberapa peneliti mendapatkan bahwa Bungur mempunyai manfaat untuk mengobati diabetes dengan melalui mekanisme penghambat Alfaglukosidase.

2. Sebagai Anti Obesitas.

Perlakuan invitro pada tikus mencit dengan ekstrak Bungur menunjukkan hasil penurunan berat badan yang signifikan dibandingkan dengan tikus mencit ontrol.

Perlakuan tersebut dilakukan dengan diet pakan yang sama.

Pemberian ekstrak Bungur dapat menurunkan kadar lemak hati.

Hal tersebut diduga Karen terjadinya penurunan kadar trigliserida darah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved