Berita Jakarta
Diperiksa Selama 9 Jam dan Dicecar 35 Pertanyaan, Rachel Vennya Kembali Minta Maaf
Selebgram Rachel Vennya diperiksa selama sembilan jam oleh penyidik Polda Metro Jaya.
TRIBUNJATENG.COM - Selebgram Rachel Vennya diperiksa selama sembilan jam oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait kaburnya ia dari karantina di Wisma Atlet Pademangan beberapa waktu lalu.
Rachel tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.15 WIB. Ia keluar dari Gedung Ditreskrumum Polda Metro Jaya sekitar pukul 23.00 WIB.
Selain Rachel, kekasihnya yakni Salim Nauderer dan Maulida Khairunnia yang merupakan manajer Rachel juga turut diperiksa.
Seusai diperiksa, Rachel kembali menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas perbuatan yang dilakukannya.
"Rekan-rekan semua, saya, Maulida, dan Salim menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atau kesalahan dan kekhilafan kami dan meresahkan masyarakat," kata Rachel.
Lebih lanjut, Rachel juga menyatakan bahwa dirinya siap mengikuti proses hukum yang harus ia hadapi.
"Dan kami sekarang akan menjalani proses hukum yang berlaku. Terima kasih mohon doanya," ujarnya.
Kuasa hukum Rachel, Indra Raharja menyampaikan bahwa kliennya dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik.
Kendati demikian, ia tak membeberkan lebih lanjut pertanyaan apa saja yang disampaikan kepada Rachel.
"Pertanyaan, hal-hal yang sifatnya kronologis. Kita sampaikan hal-hal yang diketahui, alami, dan saksikan oleh klien kami, semua disampaikan ke penyidik," ucap Indra.
Indra juga menegaskan bahwa kliennya berkomitmen untuk mengikuti proses yang berlaku.
"Dan sebagaimana Rachel sampaikan, ia berkomitmen menyelesaikan ini secara cepat juga. Kami juga bersyukur alhamdulilah karena dari pihak kepolisian sangat profesional dalam melakukan penyelidikan ini," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Rachel Vennya dikonfirmasi karena kabur dari karantina sepulangnya dari Amerika bersama Salim Nauderer dan Maulida Khairunnia.
Bahkan, diduga ada oknum TNI yang membantu sang selebgram kabur dari karantina di Wisma Atlet.
Terbukti, menurut hasil penyelidikan sementara Kodam Jaya, terdapat dua oknum TNI bagian Pengamanan Satgas Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta dan Wisma Atlet yang diduga melakukan tindakan non-prosedural terkait kaburnya Rachel Vennya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rachel-bennya-jalani-pemeriksaan.jpg)