Breaking News:

Berita Jepara

Peringati Hari Santri, Bupati Jepara Ajak Masyarakat Berjihad Lawan Covid-19

Bupati Jepara Dian Kriatiandi mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Santri ini berjihad melawan Covid-19.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Dinas Kominfo Jepara
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat istigosah dan doa bersama Peringatan Hari Santri di Pendopo RA Kartini, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA -  Bupati Jepara Dian Kriatiandi mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Santri ini berjihad melawan Covid-19.

Pasalnya, pagebluk ini berlangsung hampir dua tahun. Hal ini mengharuskan semua elemenkan masyarakat bersatu berjihad memerangi corona.

Baca juga: Kasus KTP dan KK Palsu di Solo: Pembuat Asal Bandung, Pelaku Ikuti Jejak Mantan Suami 

Baca juga: Kabar Duka, Mantan Menteri Lingkungan Hidup Nabiel Makarim Meninggal Dunia Tadi Siang

Baca juga: Mourinho Ingin Berdoa di Vatikan Jelang AS Roma Lawan Napoli

“Hari santri tidak lepas dari resolusi jihad para santri 22 Oktober dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada peringatan kali ini, saya mengajak para santri untuk berjihad melawan pandemi Covid-19,” pria yang akrab disapa Andi saat istigosah dan doa bersama Peringatan Hari Santri di Pendopo RA Kartini, Jumat (22/10/2021).

Hadir pula pada acara itu  KH. Roshib Arwani, sedangkan tausiyah KH. Nurul Musyafak dari Welahan Ketua Majelis Ulama (MUI) Jepara KH. Mashudi, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, pimpinan perangkat daerah, perwakilan pengasuh pondok pesantren dan perwakilan santri. 

Andi menjelaskan peringatan Hari Santri tahun ini mengambil tema Santri Siaga, Jiwa Raga.

Untuk itu, dia mengajak para santri selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Siaga jiwa raga merupakan komitmen santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya belajar tentang ilmu dan akhlak, melainkan menyucikan jiwa,” terangnya.

Selain itu, Andi juga meminta santri terus mematuhi protokol kesehatan. Tetap siaga jiwa dan raga dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19.

“Santri harus tetap berkarya dan berinovasi di era pandemi. Ajak masyarakat menerapkan prokes,” imbuhnya.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kendal dan Tanoto Foundation Sepakat Lanjutkan Program

Baca juga: Masih Keturunan Aroengbinang V, Bupati Kebumen Dapat Gelar Kanjeng Raden Arya dari Keraton Surakarta

Baca juga: FUHum UIN Walisongo dan FUAH UIN Saizu Gelar Seminar Internasional Agama di Masa Pandemi

Orang nomor satu di Jepara itu juga mengapresiasi sejumlah pesantren yang turut membantu pemerintah melakukan pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19.

Menurutnya itu bukti nyata kontribusi pesantren menghadapo pandemi. Lebih lanjut, Andi menambahkan peran kiai juga mendorong santri ikut aksin. Ini akan mempercepat kekebalan komunal di lingkup pesantren.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved