Breaking News:

DPRD Jateng

Anggota Komisi E DPRD Jateng Ingin Aplikasi E-Makaryo Bisa Serap Banyak Tenaga Kerja

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Ida Nurul Farida, memuji aplikasi E-Makaryo yang dikembangkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
DPRD Jateng
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, memberikan sambutan dalam sosialisasi E-Makaryo di Salatiga, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi E DPRD Jateng, Ida Nurul Farida, memuji aplikasi E-Makaryo yang dikembangkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah.

Ida mengapresiasi langkah Disnakertrans Jateng dalam mengembangkan lowongan kerja berbasis website tersebut. Dengan begitu, pemerintah dapat mempertemukan antara pemberi kerja dengan pencari kerja, mengingat pandemi Covid-19 juga berdampak kepada sektor ekonomi.

"Aplikasi lowongan pekerjaan yang disiapkan oleh pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat. Semoga bisa mengurangi pengangguran di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini," kata Ida, dalam keterangannya, Selasa (26/10/2021).

Dikatakannya, di Jawa Tengah sendiri sampai dengan Juni 2021 terdapat 11.438 orang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat lesunya aktivitas ekonomi dampak pandemi Covid-19.

"Ada belasan ribu orang di Jawa Tengah di PHK sampai dengan Juni (2021) lalu. Semoga aplikasi E-Makaryo ini dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak dan meningkatkan lagi gairah perekonomian di Jawa Tengah," ucapnya.

Ida beharap masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi E-Makaryo untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian para pencari kerja.

Dengan aplikasi tersebut pula, diharapkan dapat mempercepat para pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai diharapkan oleh perusahaan.

"Semoga langkah ini menjadi kolaborasi yang baik antara masyarakat, pengusaha dan pemerintah dalam memperbaiki keadaan ekonomi serta memenuhi kebutuhannya," harapnya.

Perwakilan Disnakertrans Jateng, Susan Wawan mengatakan, seringkali terjadinya hambatan informasi tentang lowongan pekerjaan dari perusahaan kepada masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, juga adanya ketidakseimbangan antara lowongan pekerjaan yang tersedia dengan jumlah pencari kerja. Dengan adanya E-Makaryo diharapkan menjawab permasalahan yang ada.

"E-Makaryo dihadirkan untuk menjawab berbagai problem yang ada di masyarakat. Biasanya informasi lowongan kerja dari perusahaan tidak sampai kepada masyarakat. Selain itu memang lowongan pekerjaan yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja," paparnya.

Ia menambahkan, cara mengakses E-Makaryo sangatlah mudah. Hanya dengan menggunakan akun Gmail, masyarakat bisa menemukan ribuan lowongan pekerjaan yang tersedia.

Aplikasi ini mempertemukan antara penyedia kerja, pencari kerja, dan BLK di Jawa Tengah. Calon tenaga kerja yang telah mendaftarkan sebelumnya, tinggal masuk dan mencari pekerjaan yang diinginkan sesuai keahliannya.

"Sangat mudah ya, mengakses aplikasi E-Makaryo ini. Bisa diakses menggunakan hp atau laptop yang terkoneksi dengan internet. Jadi, pencari kerja bisa langsung masuk di laman bursakerja.jatengprov.go.id, membuat akun, dan tinggal pilih lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya," paparnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved