Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Manfaatkan Telegram Memahami Perpindahan Kalor

Ilmu Pendidikan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran yang sangat terkait dengan proses pembelajaran praktek dan terapan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Ning Budiarti SPd, Guru SMPN 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan 

Oleh: Ning Budiarti SPd, Guru SMPN 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan

ILMU Pendidikan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran yang sangat terkait dengan proses pembelajaran praktek dan terapan. Pandemi memaksa seluruh proses pembelajaran dilaksanakan dengan menjaga jarak dan dalam jaringan (daring) termasuk mata pelajaran IPA.

Muncul berbagai permasalahan seiring penerapan pembelajaran dalam jaringan dan jarak jauh, seperti pengetahuan akan sarana proses pembelajaran. Akan tetapi, permasalahan-permasalahan yang mengikuti harus dianggap sebagai tantangan dalam pendidikan.

Peserta didik sekarang sebagai bagian dari revolusi industri 4.0 tidak boleh tertinggal dan harus mengupgrade kemampuan menjadi sumber daya manusia yang berkembang. Perkembangan sumber daya manusia harus turut mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi termasuk peserta didik dalam lembaga pendidikan.

Peserta didik sebagai bagian dari Generasi Z atau Gen Z harus mengalir mengikuti perubahan pola kehidupannya ke dalam kehidupan berkemajuan teknologi. Berbagai kemudahan ditawarkan dalam perkembangan teknologi yang berada disekitar kehidupan peserta didik.

Proses pembelajaran di lembaga pendidikan harus menyesuaikan dengan perkembangan agar tidak tergerus dan tertinggal pesatnya perkembangan itu termasuk di SMP Negeri 3 Kesesi Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Berbagai protokol kesehatan harus diikuti diantaranya sosial distancing atau penerapan jarak dalam hubungan sosial.

Lembaga pendidikan harus mengadakan proses pembelajaran secara berjarak, yaitu pendidik menyampaikan materi pembelajaran d isekolah, sedangkan peserta didik menerima materi pembelajaran di rumah masing-masing. Proses pembelajaran tersebut dinamakan dengan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dalam jaringan (daring).

Proses pembelajaran harus bergerak cepat dan terarah menyesuaikan perkembangan teknologi dan komunikasi sebagai media pembelajaran. Guru diharapkan mampu mentransformasi diri dengan mengenal, memahami dan memanfaatkan berbagai teknologi sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan media pembelajaran akan selaras dengan proses pembelajaran dalam jaringan (daring) dan menerapkan pemanfaatan teknologi serta mempermudah proses penyampaian materi.

Arsyad (2002: 4) menjelaskan media adalah semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan atau pendapat, sehingga ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju. Latuheru (1988: 14) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah semua alat (bantu) atau benda yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, dengan maksud menyampaikan pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (guru maupun sumber lain) kepada penerima (dalam hal ini anak didik atau warga belajar).

Berdasarkan pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran alat bantu untuk menyampaikan pesan dari sumber kepada penerima. Salah satu media berbasis komunikasi yang dapat digunakan sebagai alternatif proses pembelajaran adalah telegram.

Telegram adalah aplikasi generasi baru yang menggabungkan instant messaging dengan file secara cloud. Telegram dapat beroperasi di kedua ponsel (Android, iOS, Windows Phone, Ubuntu Touch) dan sistem desktop (Windows, OS X, Linux).

Pengguna dapat mengirim file berupa teks, gambar, audio, video, stiker dan sembarang format file. Penerapan media telegram pada mata pelajaran IPA kelas tujuh tentang materi perpidahan kalor melalui berbagai medium.

Kelebihan penggunaan media telegram pada pembelajaran adalah telegram dapat menghubungkan dari lokasi yang paling terpencil, Koordinasi kelompok telegram hingga 1000 anggota, sinkronisasi chatting di semua perangkat, dapat mengirim dokumen berbagai jenis, enkripsi pribadi dan bisnis rahasia, dapat mengatur waktu pesan dengan timer, dapat menyimpan media berbasis cloud dan dapat membangun alat kita sendiri pada API telegram.

Antusiasme peserta didik sangat tinggi pada proses pembelajaran menggunakan media telegram. Peserta didik selalu menunggu-nunggu pembelajaran yang dilaksanakan melalui telegram pada kesempatan yang lain. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved