Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Gambir, Tumbuhan Bermanfaat untuk Obat Sakit Gigi Hingga Antiobesitas

Gambir (Uncaria gambir) yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae ini mempunyai banyak nama local di Indonesia.

Tayang:
Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Gambir (Uncaria gambir) yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae ini mempunyai banyak nama local di Indonesia. 

Kandungan katekin di dalam ekstrak gambir menawarkan sifat antikardiovaskular dan antiobesitas yang tidak hanya membantu mengatasi masalah kegemukan Kandungan katekin yang membawa sifat antikanker juga dapat dimanfaatkan sebagai penurun risiko perkembangan sel kanker kulit (Isemura, 2019).

Penggunaan gambir juga sudah terpercaya untuk menyembuhkan luka dengan lebih cepat berkat kandungan antibakterinya.

Gambir efektif dalam melawan dan mencegah infeksi bakteri sekaligus mempercepat pembekuan darah (Yunarto dan Aini, 2015).

Morfologi
Gambir merupakan tanaman perdu dengan tinggi 1-3 meter.

Tanaman ini memiliki batang tegak, bulat, percabangan simpodial, berwarna coklat pucat.

Daunnya tunggal, berhadapan, berbentuk lonjong, tepi bergerigi, pangkal bulat, ujung meruncing, panjang 8-13 cm, lebar 4-7 cm, dan berwarna hijau.

Gambir memiliki bunga majemuk, berbentuk lonceng, terletak di ketiak daun, memiliki panjang ± 5 cm, memiliki mahkota sebanyak 5 helai yang berbentuk lonjong, dan berwarna ungu.

Buahnya berbentuk bulat telur, memiliki panjang ± 1.5 cm, dan berwarna hitam (Aditya dan Ariyanti, 2016).

Kandungan
Tanaman gambir sebagai salah satu sumber antioksidan merupakan tanaman perdu termasuk famili Rubiace (kopi-kopian) yang mengandung senyawa polifenol.

Senyawa polifenol yang terdapat dalam ekstrak gambir adalah katekin yang berperan sebagai senyawa anitmikroba dan antioksidan.

Salah satu antioksidan alami yaitu katekin yang merupakan senyawa polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri.

Katekin paling banyak terdapat pada tanaman gambir.

Gambir kualitas super mengandung katekin 73.3%, sedangkan katekin pada teh sekitar 30-40%.

Katekin merupakan senyawa polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri serta aman digunakan dalam pengolahan bahan pangan, salah satunya olahan sebagai minuman.

Ekstrak gambir mengandung beberapa komponen flavonoid yaitu catechin (7-33%), pirocatechol (20-30%), quersetin (2-4%).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved