Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Klaten

Ibu Muda di Klaten Dibunuh dengan Cara Diracun, Pelaku Ternyata Masih Saudara

Eko menerangkan, saat diamankankan terduga pelaku Sarmidi yang menghabisi nyawa Hany Dwi Susanti (30) tersebut tidak melawan.

Editor: m nur huda
Ilustrasi 

Disiram di Susu dan Garam Juga

Ada fakta lain yang mengejutkan di balik tewasnya ibu muda Hany Dwi Susanti (30) akibat diracun di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

Fakta ini dibeberkan ayah korban, Slamet Santosa di rumah duka kepada TribunSolo.com, Selasa (2/11/2021).

Slamet mengungkapkan, pelaku yang merupakan kakak ipar korban tak hanya memberikan racun pada botol berisi air putih di dalam kulkas.

"Dikira sakit (Hany), tapi ternyata diracun," ungkap dia.

Lebih lanjut Slamet menerangkan, pelaku memberikan racun ke susu hingga bumbu dapur di rumah korban setelah mengintrogasi pelaku.

"Air susu anaknya dan garam di dapur ternyata diberi racun, tak hanya dimasukkan ke dalam air mineral di dalam kulkas," terangnya.

Adapun pelaku diduga kuat kakak ipar yang rumahnya bersebalahan bernama Sarbini.

"Saat keluarga korban minta autopsi, ada yang mergoki pelaku mundur dari makam," jelas dia.

"Dan saat dicari hingga diamankan, pelaku mengakui perbuatannya," akunya.

Kapolsek Juwiring, Iptu Sumardi mengatakan pihaknya sudah membawa air minum yang tersisa di kulkas untuk diteliti ke Laboratorium Forensik.

Ia menuturkan hasil sementara korban meninggal dunia karena diracun.

Selain itu, pihaknya telah mengamankan seorang yang terindikasi melakukan aksi tersebut.

“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian perkara, untuk teknisnya, silakan ke Satreskrim Polres Klaten,” kata dia.

Selesai jenazah korban diautopsi, jenazah kemudian dimakamkan di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Selasa dini hari.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved