Breaking News:

Berita Banyumas

Sepanjang 2021 hingga Oktober, PT KAI Daop 5 Purwokerto Catat 19 Kecelakaan di Perlintasan Kereta

PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat, sepanjang tahun 2021 hingga Oktober telah terjadi 19 kecelakaan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto membawa spanduk dan menggelar sosialisasi keselamatan di Perlintasan Sebidang, di JPL nomor 382 Kaliwangi yang terletak antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat, sepanjang tahun 2021 hingga Oktober telah terjadi 19 kecelakaan baik di perlintasan sebidang kereta api maupun di jalur KA.

Kasus ini cenderung menurun dibanding dengan tahun sebelumnya yang mencapai 29 kecelakaan. 

Oleh karena itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menggelar sosialisasi keselamatan di Perlintasan Sebidang, di JPL nomor 382 Kaliwangi yang terletak antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen, Rabu (3/11/2021).

Hal itu menilik masih seringnya terjadi kecelakaan di perlintasan kereta api sebidang. 

Kegiatan kali ini menggandeng Polres Banyumas, Dinas Perhubungan Banyumas, Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah, PT Jasa Raharja dan Komunitas Railfans Spoorlimo. 

Kegiatan diisi dengan melakukan pembentangan spanduk, poster berisi himbauan, serta brosur pesan keselamatan di perlintasan sebidang. 

"Untuk itu kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama mematuhi rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi perlintasan sebidang kereta api," jelas Vice President PT KAI Daop 5 Purwokerto, Daniel Johannes Hutabarat, kepada Tribunbanyumas.com.

Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 menyatakan pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Adapun dalam UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 menyebutkan bahwa pada pelintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi.

Palang pintu kereta api sudah mulai di tutup, dan atau ada isyarat lain dan mendahulukan kereta api

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved