Berita Semarang
Abrasi Makin Parah, Nelayan Tambakerjo Semarang Risau Pesisir Semarang akan Tenggelam
Nelayan Tambakrejo Semarang, Dhani Rujito menilai wilayah pesisir kampungnya dapat tenggelam lima tahun mendatang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
"Kemudian membuka perkebunan sawit skala besar dengan menghilangkan wilayah-wilayah hutan dan berhenti berambisi untuk membangun industri dengan menghapus ruang hidup masyarakat dan mempertaruhkan kondisi lingkungan hidup," jelasnya.
Adapun WALHI mendorong beberapa isu yang penting untuk dibahas dalam COP26 yakni penolakan terhadap praktik perdagangan karbon berbasis mekanisme pasar.
Pembahasan loss and damage akibat krisis iklim. Percepatan phasing out PLTU Batu bara sebelum 2030 dan penghentian solusi iklim palsu.
Baca juga: Video Warga Cemaskan Sampah dan Ranting Pohon Menumpuk di Aliran Sungai Piji Kudus
Baca juga: Video Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ke Pati Bahas Perubahan Iklim
Penyelamatan Kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil dari dampak krisis iklim.
"Pendekatan negosiasi berbasis hak bagi masyarakat adat, kelompok muda, perempuan, dan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rumah-yang-ditinggal-5-11-2021.jpg)