Breaking News:

Liputan Khusus

LIPSUS : Pencuri Tanam GPS dalam Mobil Target hingga Kloning Chip Immobilizer dan Keyless Entry

Pelaku pencurian mobil makin pintar seiring kecanggihan peralatan pada mobil itu sendiri. Modus yang digunakan yakni dengan menempelkan GPS pada kenda

Tribun Jateng/ Rahdya Trijoko Pamungkas
Tiga komplotan pencuri mobil mewah asal Lampung dibekuk jajaran Ditreskrimum Polda Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pelaku pencurian mobil makin pintar seiring kecanggihan peralatan pada mobil itu sendiri. Modus yang digunakan yakni dengan menempelkan GPS pada kendaraan yang diincar.

Ketika berada di posisi yang tepat, pencuri atau pemetik segera beraksi curi mobil tersebut saat pemilik lengah. Dan si pemetik pun sudah punya jaringan, penadah dan "pemesan" di daerah lain.

Seorang informan, sebut saja Tarno yang ditemui Tribunjateng.com mengatakan, beberapa mobil curian di Kota Semarang kemudian dijual di kawasan Kabupaten Wonosobo.

"Sebenarnya ada banyak. Demak dan Kudus itu juga ada penadahnya. Tapi yang di Wonosobo, jaringan lebih kuat dan terorganisir," kata Tarno yang juga pengusaha rental.

Dia menuturkan, kendaraan rental miliknya pernah dijual atau dilarikan oleh penyewa. Bersyukur kendaraan itu berhasil ditemukan dalam kondisi utuh. Hasil mobil curian ada dua pilihan, dijual glondongan utuh atau dikampak (kanibal per bagian).

"Cari saja mobil bodong (tanpa surat) di Facebook banyak. Biasanya yang cari mobil bodong memang digunakan untuk transportasi di desa, maupun kendaraan balap atau kontes. Polisi tidak mungkin cek kelengkapan suratnya," kata Tarno.

Dikatakannya, saat mobil miliknya dilarikan oleh penyewa, berhasil dideteksi lokasi menggunakan GPS yang terpasang di kendaraan tersebut. Dia bersyukur GPS masih berfungsi.

Sebab pencuri zaman sekarang punya alat untuk merusak GPS yang terpasang. "Gampang. Tidak ada 30 menit sinyal GPS sudah hilang. Tapi biasanya mobil dibawa ke daerah lereng gunung dulu. Kalau yang dekat sini di lereng gunung Telomoyo pasti sinyal GPS hilang. Nanti tinggal komplotan mereka bongkar sebentar selesai," terangnya.

Maka sebaiknya pembeli mobil bekas/seken lebih jeli dan teliti mencermati kendaraannya sebelum transaksi. Jangan sampai ada GPS yang tertanam di dalam mobil tanpa sepengetahuannya.

Sehingga orang lain bisa mendeteksi lokasi di mana mobil tersebut berada. Mobil modern memang sudah ada keyless dan immobilizer bawaan dari pabriknya. Dan hanya pemilik saja pemegang kendalinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved