Breaking News:

Berita Batang

Tarik Wisatawan Luas di Kabupaten Batang, Promosi Digital Jadi Strategi Paling Mumpuni

Di era digital pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan terlebih sebagai media promosi, terlebih bidang pariwisata.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Batang bekerjasama dengan media Tribun Jateng menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Batang di Desa Wisata Pandansari, Selasa (9/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Di era digital pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan terlebih sebagai media promosi.

Salah satu sektor yang membutuhkan promosi melalui digital adalah pariwisata.

Apalagi saat ini ada berbagai platform media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya yang dapat dimanfaatkan untuk menarik wisatawan luas.

Untuk itu, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Batang bekerjasama dengan media Tribun Jateng menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Batang di Desa Wisata Pandansari, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Kondisi Sepi, Komplotan Pencuri Ini Kuras Barang Inventaris Sekolah, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Pasar Minggon Jatinan Batang Kejar Kriteria Standar Kawasan Wisata Ramah Muslim

Peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) berbagai desa wisata itu sangat antusias menyimak materi yang disampaikan.

Manajer Iklan Tribun Jateng, Cicilia Ratih menyampaikan pemanfaatan digital sebagai media promosi menjadi strategi penting untuk menarik wisatawan.

"Ada berbagai hal yang bisa dimanfaatkan melalui media digital diantaranya sebagai sumber informasi, mem-branding dan membentuk persepsi, serta menyebarluaskan informasi," tuturnya.

Selain itu, Cicilia juga mengajak para pengelola desa wisata untuk bisa memanfaatkan media sosial sebagai ajang promosi wisata.

"Saat ini masyarakat lebih dekat dengan media sosial, itu bisa dimanfaatkan sebagai ajang promosi wisata misalnya membuat konten yang berisi keunggulan dan daya tarik wisata dengan visual yang bagus maka wisatawan pasti akan penasaran untuk berkunjung," jelasnya.

Salah satu peserta yang merupakan Sekretaris Pengelola Agrowisata Sikembang, Muhammad Husen mengatakan dengan adanya bimtek tersebut kembali membuka "mindset" untuk bisa lebih maju dengan memanfaatkan teknologi untuk perkembangan wisata.

"Kalau menurut saya, media digital sangat perlu sekali untuk zaman sekarang, karena media digital sebagai sarana promosi yang sangat diperlukan terutama untuk media promosi di pariwisata, tanpa adanya media digital sangat sulit karena promosi di media digital sangat cepat dan mudah di akses untuk kalangan umum," ujarnya.

Baca juga: Kondisi Sepi, Komplotan Pencuri Ini Kuras Barang Inventaris Sekolah, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Undip Luncurkan Bus Anticovid, Udara di Dalam Kabin Dirancang Selalu Segar

Baca juga: Mohammad Isroi Terjun ke Sungai, Jasadnya Terseret Arus, Ditemukan 200 Meter dari Lokasi

Sebagai wisata unggulan di Kabupaten Batang, Agrowisata Sikembang harus terus berinovasi dan giat dalam promosi.

"Tidak hanya wisatawan lokasi tapi juga wisatawan dari luar daerah, semoga dengan semakin landainya Covid-19 bisa kembali mendongkrak kunjungan wisata tentu kami akam gencar untuk promosi melalui media digital," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved