Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona

Epidemiolog Dukung Karantina Kembali 7 Hari, Varian AY4.2 Tinggal Menunggu Waktu

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia Dicky Budiman mendukung rencana penerapan karantina tuju

NIAIDRML
Varian terbaru virus corona, lebih baru dari varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan, ditemukan di Jepang 2 Januari 2021. 

Menurutnya, Indonesia sebagai negara terbuka sangat mungkin terpapar varian AY4.2 yang sudah terdeteksi di Malaysia.

"Nggak usah heran, kecualikitamenutupdiribanget (dengan negara lain, red)," tutur Dicky.

Belajar dari pengalaman, awal virus Covid-19 terdeteksi masuk Indonesia juga karena kunjungan dari warga negara asing (WNA) yang tidak melapor.

Ia menilai akses masuk diperketat belum jaminan varian AY4.2 bisa dihadang.

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, sampai saat varian AY.4.2 belum terdeteksi di tanah air. Namun, Menkes meminta agar Indonesia mewaspadai varian ini.

"Varian AY.4.2 sudah sampai di Malaysia tapi belum atau tidak terdeteksi di Indonesia sampai sekarang," ujar Menkes. (Tribun Network/ReynasAbdila)

Baca juga: Program Penanganan Covid-19 Telkom Diganjar Penghargaan Internasional

Baca juga: Sinopsis Sicario Bioskop Trans TV Malam Ini Jam 21 .00 WIB FBI Gulung Kartel Narkoba

Baca juga: Rekor Baru : Harga Bitcoin dan Ether Meroket Apa Penyebabnya?

Baca juga: Komplotan Pencuri Gasak 2 Ton Kabel Telkom, Internet di Kartasura dan Colomadu Mati

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved