Berita Kudus
Antisipasi Ledakan Covid Saat Nataru, Dinas Kesehatan Kudus Targetkan Capaian Vaksinasi 70 Persen
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 pada saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mendatang.
Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 pada saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) mendatang.
Kepala DKK Kudus, Badai Ismoyo menargetkan vaksinasi di Kabupaten Kudus telah mencapai 70 persen hingga akhir tahun 2021 guna mengantisipasi ledakan kasus Covid-19.
Langkah antisipatif pun dilakukan dengan melakukan percepatan vaksin kepada warga masyarakat Kudus.
"Nataru kemungkinan terjadi ledakan, tapi tentu kami berharap tidak. Dengan melakukan percepatan vaksinasi," ujar dia, Sabtu (13/11/2021).
Bahkan, seharusnya warga masyarakat juga sudah mendapatkan booster untuk dosis ketiga.
Namun, pihaknya masih perlu melakukan pemerataan karena vaksinasi di Kudus untuk dosis pertama mencapai 57,7 persen atau 384.279 jiwa. Sedangkan dosis kedua sebesar 39,4 persen atau 262.388 jiwa per tanggal 8 November 2021.
"Harusnya kita ini sudah dosis ketiga, tapi vaksinasi saat ini masih sekitar 60 persen. Targetnya akhir Desember sudah 70 persen," ujar dia.
Ketika mencapai angka 70 persen itu, Badai akan melakukan uji sampel untuk memastikan Kabupaten Kudus telah bebas dari virus Covid-19.
"Kami melakukan uji sebesar 10 persen dari total sasaran untuk memastika Kabupaten Kudus sudah aman dari Covid-19,"ujar dia.
Saat ini pihaknya masih melakukan percepatan vaksinasi Lansia dengan mengoptimalkan semua fasilitas kesehatan menggunakan vaksin pfizer dan astrazeneca (AZ).
Sedangkan vaksin sinovac pada saat ini, hanya disediakan untuk penyuntikan khusus dosis kedua.
"Walaupun Lansia jadi prioritas saat ini, tetapi penyuntikan vaksin untuk sasaran remaja juga tetap kami lakukan," ujarnya.
Vaksinasi Lansia tercapai 37,7 persen atau 26.799 jiwa per 8 November 2021, dari total sasaran sebanyak 71.098 jiwa.
Untuk turun level dua, Pemkab Kudus harus melakukan vaksinasi Lansia minimal sebesar 40 persen.
Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Kav Indarto berkomitmen untuk melakukan vaksinasi kepada Lansia.