Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Berada di Lahan Miring Rawan Longsor, TPU Kembangarum Kota Semarang Dibangun Talud

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang membangun talud di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembangarum.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Disperkim membangun talud di TPU Kembangarum. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang membangun talud di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembangarum.

Pembangunan talud dilakukan lantaran area pemakaman beradai di lahan miring.

Hal itu dapat menyebabkan longsor jika terkena aliran air yang deras.

Kasi Penataan Permakaman Disperkim Kota Semarang, Djuniadi mengatakan, pemakaman kembangarum area atas sempat tergerus akibat hujan deras.

Baca juga: Ingin Berwisata ke Kabupaten Tegal? Berikut 5 Rekomendasi Wisata yang Bisa Menjadi Pilihan

Baca juga: Pemain Muda Asal Jepara Adam Aditya Kini Berseragam Persikab

Baca juga: Wajah Tubagus Joddy Pakai Baju Tahanan nomor 4 Duduk Dikelilingi Polisi

Gerusan tanah menimbulkan gundukan dibawahya. Mengantisipasi kejadian serupa, apalagi saat musim hujan, pihaknya membangun talud di lahan terasering.

''Lokasi makam bertingkat dan masih berupa tanah, belum diperkuat dengan talud. Otomatis saat hujan turun, airnya mencari jalan untuk mengalir sehingga menggerus tanah makam di sejumlah titik. Apalalagi, makam disana tergolong baru, masih berupa gundukan tanah," terang Djunaidi, Minggu (14/11/2021).

Dia melanjutkan, talud tersebut untuk memperkuat lahan miring agar tidak terjadi longsor. Saat ini, pengerjaan masih berlangsung. Disperkim menargetkan proyek tersebut rampung akhir November mendatang.

Pembangunan talud di TPU Kembangarum dilakukan dengan sisten swakelola. Anggaran mencapai Rp 50 juta menggunakan dana perawatan pemakaman.

Menurutnya, biaya yang dikeluarkan diperkirakan bertambah lantaran ada rencana pembuatan jalan akses di area pemakaman sekaligus saluran air.

Baca juga: Gerindra Minta Maaf dan Tegur Fadli Zon yang Sindir Presiden Jokowi

Baca juga: Ingin Berwisata ke Kabupaten Tegal? Berikut 5 Rekomendasi Wisata yang Bisa Menjadi Pilihan

''Proses pengerjaan masih berjalan dan mempertimbangkan untuk pengerjaan lainnya. Misalnya, untuk pembuatan akses jalan dan saluran drainase. Jadi kemungkinan anggaran pengerjaan yang ada bisa bertambah hingga menjadi Rp100 juta,'' jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved