Breaking News:

Berita Pekalongan

Masuk Musim Hujan, Wali Kota Pekalongan Aaf Ingatkan Warga Waspadai DBD

Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini terjadi di Kota Pekalongan. Sejumlah wilayah di Kota Batik mengalami banjir maupun genangan air.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
ILUSTRASI: Banjir di Pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini terjadi di Kota Pekalongan.

Bahkan sejumlah wilayah di Kota Batik mengalami banjir maupun genangan air.

Tingginya intensitas, Pemerintah Kota Pekalongan bersiaga mengantisipasi segala hal yang mugkin terjadi, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pasalnya, musim penghujan merupakan fase berkembangbiaknya jentik nyamuk. Kebersihan lingkungan perlu diperhatikan masyarakat.

Baca juga: Tergerus Zaman, Nasib Tukang Becak di Kebumen Masih Miris Terkena Dampak Pandemi Covid 19

Baca juga: Ini Anatomi Psikologi Orang yang Suka Pamer Kekayaan

Baca juga: Pemkot Tegal Siap-siap Tangkal Serangan Gelombang Ketiga Virus Corona

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan, meski saat ini masih pandemi Covid-19, masyarakat Kota Pekalongan diminta jangan lengah akan penyakit DBD terlebih saat ini cuaca sedang memasuki musim hujan.

"Walaupun kita sudah zero pasien Covid-19 di rumah sakit, tetapi ini jangan menjadikan kita merasa menang dan lengah, bahwa masih ada kemungkinan ancaman varian-varian virus baru Covid-19. Mudah-mudahan tidak sampai ke Kota Pekalongan."

"Kita ingatkan juga bahwa jangan abai terhadap potensi penyakit-penyakit rutin yang bisa menimpa masyarakat di musim-musim tertentu, seperti saat ini sudah memasuki awal penghujan yakni adanya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Selasa (16/11/2021).

Aaf, panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan meminta kepada masyarakat bisa saling mengingatkan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

Pasalnya, kebersihan lingkungan menjadi langkah penting dalam mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk.

Untuk itu, warga diminta terus waspada sembari memastikan lingkungan tetap bersih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved