Breaking News:

Berita Pekalongan

Rawan Terdampak Banjir, Kecamatan Pekalongan Barat Siapkan Langkah Antisipasi

Wilayah Kecamatan Pekalongan Barat, menjadi wilayah di Kota Pekalongan yang rawan terdampak rob, maupun banjir akibat intensitas hujan tinggi.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
FOTO ILUSTRASI: Banjir di wilayah Sampangan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (7/2/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wilayah Kecamatan Pekalongan Barat, menjadi salah satu wilayah di Kota Pekalongan yang rawan terdampak rob, maupun banjir akibat intensitas hujan yang tinggi.

Oleh karena itu, jajaran Kecamatan Pekalongan Barat terus melakukan persiapan sejak dini dan langkah antisipasi.

Camat Pekalongan Barat M Taufiqu Rochman menyebutkan, ada beberapa wilayah Kecamatan Pekalongan Barat yang kerap terdampak banjir, di antaranya Kelurahan Pasirkratonkramat ( Pasirsari dan Kramatsari), wilayah Kelurahan Tirto dan daerah Perumahan BRD Residence, Kelurahan Pringrejo, dan sebagain di wilayah Bumirejo.

Baca juga: Masuk Musim Hujan, Wali Kota Pekalongan Aaf Ingatkan Warga Waspadai DBD

Baca juga: Pemkot Tegal Siap-siap Tangkal Serangan Gelombang Ketiga Virus Corona

"Di wilayah itu, masyarakatnya mayoritas sudah tanggap bencana ketika menghadapi musim penghujan dan telah secara aktif berkoordinasi dengan kelurahan serta kecamatan," kata Camat Pekalongan Barat M Taufiqu Rochman saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (16/11/2021).

Kemudian, pihak kecamatan sudah melakukan langkah antisipasi sejak bulan Oktober lalu salah satunya dengan menggalakkan kerja bakti bersama dengan DPUPR, BPBD, komunitas, dan unsur masyarakat lainnya untuk membersihkan sampah serta enceng gondok yang berada di Sungai Bremi.

Kaitannya dengan tanggul yang berada di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat, Taufiq menerangkan bahwa, sepanjang wilayah Pasirsari dan sebagian Kali Bremi tengah ditangani oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang masuk dalam 3 paket pekerjaan penanganan sungai untuk mengatasi banjir dan rob Kota Pekalongan.

"Lalu persiapan logistik untuk mengantisipasi adanya pengungsi, pihak kecamatan telah berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinsos-P2KB dan BPBD Kota Pekalongan. Semoga saja kami harapkan tidak ada pengungsi," terangnya.

Baca juga: Guru Jangan Hukum Siswa Berlebihan Agar Tak Ada Dugaan Kekerasan

Baca juga: Wakil Rektor 3 Universitas Ivet Semarang Terpilih Jadi Ketua PD ABKIN Jawa Tengah

Taufiq menambahkan, melihat siklus dan pengalaman banjir tahun kemarin, koordinasi dan komunikasi selalu dilakukan.

Selanjutnya untuk titik pengungsian, pihaknya sudah menyiapkan di beberapa titik wilayah di antaranya di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Aula Kelurahan Tirto, Kelurahan Pasirkratonkramat, dan beberapa titik lainnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved