Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kecelakaan 2 Motor Plat H, Megapro Tubruk Supra, 1 Orang Meninggal: Tak pakai helm

Kecelakaan dua motor berplat H di wilayah Jalan Beringin Raya Kota Semarang menyebabkan 1 orang meninggal dunia.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Relawan Semarang
Seorang pemuda tewas selepas alami kecelakaan adu banteng di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hendri Kurniyawan (18)  tewas selepas alami kecelakaan maut di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021) sekira pukul 16.10 WIB.

Korban merupakan warga Kalikangkung, Gondoriyo, Ngaliyan.

Korban tewas selepas motornya Megapro pelat H2572CO adu banteng dengan Supra X 125 H5542ADW yang belum diketahui identitas pengemudinya.

Seorang pemuda tewas selepas alami kecelakaan adu banteng di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021).
Seorang pemuda tewas selepas alami kecelakaan adu banteng di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021). (Relawan Semarang)

Baca juga: 68 Orang Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas di Wonogiri, Ini Catatan AKBP Dydit Dwi

"Iya betul tadi ada suara benturan keras sekali. Saya lihat di jalan sudah ada tiga korban tergeletak," papar saksi mata Saman yang juga satpam di pabrik PT Jhon Glove factory yang dekat lokasi kejadian.

Menurutnya, kecelakaan melibatkan dua motor antara Megapro dan Supra X 125.

Dua motor tersebut dikendarai tiga orang.

Megapro dua orang berboncengan tanpa kenakan helm sedangkan Supra dikendarai satu orang yang memakai helm.

"Motor Megapro dari arah Selatan atau arah Beringin. Sebaliknya Supra dari arah utara atau dari SMA N 8 Semarang," paparnya kepada Tribunjateng.com.

Korban meninggal di lokasi kejadian adalah pengemudi Megapro.

Ia alami luka parah di kepala mengenakan jemper hijau dan celana pendek krem.

Dua korban lainnya hanya alami luka ringan berupa luka lecet.

Dua korban tersebut belum diketahui identitasnya. 

Kedua korban luka dibawa ke sebuah klinik di Beringin dan satunya dibawa ke RS Tugu. 

Korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUP Kariadi. 

"Yang pemotor Supra tertindih motornya, karena gemuk ia sulit gerak. Pembonceng Megapro selamat bahkan masih sempat berdiri sendiri," kata Saman.

Ia menyebut, kecelakaan terjadi lantaran Megapro melaju kencang dari arah selatan ke utara.

Ia menduga Megapro hendak menyalip mobil tapi dari arah berlawanan melaju motor Supra X 125.

Seorang pemuda tewas selepas alami kecelakaan adu banteng di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021).
Seorang pemuda tewas selepas alami kecelakaan adu banteng di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021). (Relawan Semarang)

Baca juga: Sopir Bus Rela Resmi Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Sragen: 6 Tahun Penjara

"Diduga saat nyalip itulah mereka tabrakan. Mobil yang disalip jenis apa kurang tahu," bebernya.

Pantauan Tribunjateng.com di lapangan, kedua motor alami kerusakan parah di bagian stang kemudi.

Korban dievakuasi sekira pukul 16.55.

Polisi mengevakuasi dua motor tersebut pada pukul 17.15.

Setelah itu polisi melakukan olah tempat kejadian perkara hingga pukul 17.30.

Hingga berita ini diturunkan, Tribunjateng.com masih mengkonfirmasi kejadian kecelakaan tersebut ke Satlantas Polrestabes Semarang.(Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved