Liga 1 2021
PREVIEW PSIS Semarang VS PSM Makassar Liga 1 2021: Momen Balas Dendam Mahesa Jenar
PSIS Semarang tak mau kembali gagal memenangkan pertandingan saat bertemu PSM Makassar pada laga lanjutan BRI Liga 1 pekan ketigabelas
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: galih permadi
Tapi saya pikir PSM tidak berubah, mereka selalu bermain dengan ciri khas mereka. Itu yang sudah kami antisipasi," ungkap Imran.
Terkait kondisi pemain, Imran mengatakan semua pemain sudah siap dimainkan.
Termasuk beberapa pemain yang sebelumnya mengalami masalah kebugaran pasca pertandingan kontra Persikabo.
"Semua pemain dalam kondisi siap tempur, Septian, Bruno, yang sempat bermasalah sekarang sudah membaik.
Sekarang kita punya waktu sehari lagi untuk istirahat. Overall kondisi pemain meningkat," kata Imran.
Adapun dalam laga melawan PSM, PSIS tak diperkuat satu pemain asing yakni Brian Ferreira.
Pemain asal Argentina tersebut sengaja tak dibawa karena dianggap belum cukup siap dimainkan.
"Kondisi Brian belum ideal, itu yang membuat kita belum bisa membawa dia di pertandingan besok.
Kita membawa pemain yang siap secara psikologi, dan harus siap seratus persen," tandas Imran.
Selain itu, dua pemain PSIS Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga Santosa juga akan absen karena masih bergabung dalam TC Timnas Indonesia.
Dari kubu PSM, tim Juku Eja dipastikan kehilangan dua pemain inti yaitu Abdul Rahman dan M Arfan karena terkena hukuman akumulasi kartu.
Pelatih PSM, Milomir Seslija berharap pemainnya tampil disiplin serta bisa lebih memaksimalkan peluang untuk menjadi gol.
"Laga sebelumnya kami buat enam atau tujuh peluang. pemain sudah melakukan usaha yang terbaik namun tidak ada yang jadi gol.
Yang saya khawatir kalau kami tidak bisa mencetak peluang," kata Coach Milo, sapaan akrabnya.
Sama dengan PSIS, PSM juga meraih hasil seri 2-2 di laga sebelumnya ketika berjumpa PSS Sleman.
Menghadapi PSIS, Milo mengatakan skuad asuhannya sudah lebih siap dan akan tampil all out.
Pihaknya juga mewaspadai permainan PSIS yang berbahaya ketika melakukan serangan balik.
"Saya kira mereka sangat kuat dalam counter attack, mereka sangat tajam.
Tiga tahun tim ini sudah bersama. Saya prediksi pertandingan besok akan keras dan sengit," tandas eks pelatih Arema FC tersebut.(*)