Breaking News:

Berita Semarang

Mahasiswa Sistem Informasi Unika Launching 10 Game dan Aplikasi

Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Fak Ilmu Komputer Unika luncurkan 10 game dan aplikasi.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Tangkapan layar peluncuran 10 game dan aplikasi karya Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata meluncurkan 10 game dan aplikasi.

Karya tersebut diluncurkan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-10 fakultas.

Ketua Program Studi Sistem Informasi, Agus Cahyo Nugroho mengatakan, karya mahasiswa berupa game dan aplikasi tersebut merupakan output atau luaran dari skripsi-skripsi yang dikerjakan.

"Dari semua karya mahasiswa yang merupakan output tersebut, mengarah pada tema besar Dies Natalis yaitu Teknologi untuk Kemanusiaan," kata Agus Cahyo saat peluncuran game dan aplikasi yang dilaksanakan secara virtual, Senin (22/11/2021).

10 game dan aplikasi karya mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Unika ini yakni perancangan dan implementasi sistem inventarisasi aset tetap berbasis QR Code, aplikasi isi ulang galon air berbasis mobile, dashboard pemantauan kinerja dan transaksi berbasis website smart internship Unika Soegijapranata.

Kemudian, aplikasi tanda tangan elektronik berbasis blockchain, game mengenal kopi, game edukasi new normal, game edukasi untuk pengenalan pengguna hak utama jalan lalu lintas, dcreatif Unika, aplikasi pencarian lokasi minimarket dan mall di Semarang, dan aplikasi m-dashboard pemantauan Project Approval Request/ PAR.

"Harapannya, dengan launching ini, para mahasiswa yang sedang berproses dalam mengerjakan skripsi bisa mendapatkan masukan dan motivasi. Serta tips maupun trik agar pengerjaan skripsi bisa berjalan dengan lancar," kata Cahyo.

Sementara, mahasiswa penggagas game edukasi new normal, Felicia Kusuma menuturkan, game yang yang dibuatnya merupakan media edukasi berupa game android mengenai penerapan protokol kesehatan 5M yang dikemas dalam bentuk permainan yang seru dan menarik.

"Sehingga pemainnya tidak merasa bosan dalam memainkannya," ujar Felicia.

Munculnya ide pembuatan game ini, lanjutnya, lantaran banyak menjumpai orang tidak menggunakan masker, menurunkan masker dan tidak menerapkan protokol kesehatan dengan semestinya.

Meskipun saat ini, jumlah kasus covid sudah mereda, agar tidak terjadi gelombang kasus berikutnya, masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan di ruang publik.

"Banyak pula yang belum memahami bahaya penularan Covid-19 dan manfaat penerapan protokol kesehatan. Sehingga saya merasa perlu merancang suatu bentuk media edukasi yang bisa diterima semua kalangan," lanjutnya.

Aplikasi game new normal ini juga sudah masuk ke Google Play Store. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved