Breaking News:

Berita Karanganyar

Parmin Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Perut, di Lantai Ada Bercak darah yang Diseka

"Saat saksi mau masuk ternyata pintu tidak dikunci dan lampu menyala. Saksi memanggil korban tapi tidak dijawab,"

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Humas Polres Karanganyar
Tim Inafis Polres Karanganyar melakukan olah TKP di rumah seorang warga yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Desa Bolon Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Warga Desa Bolon Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar, Parmin (30) ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah, Rabu (24/11/2021) pukul 19.30.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Parmin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan ditemukan luka tusuk pada perut bagian kiri.

Parmin tinggal seorang diri di rumah tersebut dan berstatus belum menikah.

Baca juga: Bukan Anak atau Istri Jenderal, Kok Anggiat Dijemput Mobil Dinas Brigjen TNI AD? Ini Kata Pengacara

Baca juga: Yaya, Mahasiswi Asal Wonogiri yang Kuliah Sambiil Jadi Penjual Kambing Viral, Bagikan Suka Dukanya

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchmmad Syafi Maulla melalui Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko menyampaikan, semula Partono mendatangi rumah Parmin dengan maksud hendak mengecek kondisinya.

Pasalnya nomor handphone milik Parmin saat itu tidak dapat dihubungi. 

"Saat saksi mau masuk ternyata pintu tidak dikunci dan lampu menyala. Saksi memanggil korban tapi tidak dijawab.

"Selanjutnya saksi masuk dan mendapatkan korban dalam keadaan terbaring di tempat tidur, tidak bernyawa dan terdapat luka tusuk bagian perut kiri," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (25/11/2021). 

Melihat kondisi tersebut, akhirnya Partono memanggil warga lain.

Warga pun lantas melaporkan kejadian itu ke polisi.

Anggota Inafis Polres Karanganyar telah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein mengatakan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau, dompet dan handphone milik korban.

Selain itu polisi juga menemukan bercak darah seperti usai diseka di lantai.

Pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah Parmin merupakan korban pembunuhan atau bunuh diri.

"Ada luka terbuka. Penyebab masih kami selidiki. Baru mau diautopsi," jelasnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved