Hoaks Pasutri Gowa Hamil

Pasutri Warkop Jadi Tersangka, Terbukti Bikin Hoaks Kehamilan saat Digampar Satpol PP

Kasus pemukulan pasangan suami istri (pasutri) warung kopi oleh Satpol PP di Gowa masuk babak baru.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Riana (baju kuning) korban diduga penganiayaan oleh oknum Satpol PP Gowa saat operasi PPKM mikro yang mengaku sedang hamil. 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus pemukulan pasangan suami istri (pasutri) warung kopi oleh Satpol PP di Gowa masuk babak baru.

Nasib berubah.

Pasutri yang semula merupakan korban kini berbalik jadi tersangka.

Mengapa bisa demikian?

Rupanya pasutri itu bersekongkol bikin hoaks ketika terlibat bentrok dengan satpol PP.

Mereka koar-koar kalau si perempuan dalam kondisi hamil saat digampar Satpol PP.

Padahal faktanya tidak demikian.

Bahkan pasutri itu sempat membuat klarifikasi di media sosial terkait kebenaran informasi kehamilannya.

Polisi pun melakukan penyelidikan.

Sementara pasutri itu tetap menggemborkan kehamilan si perempuan yang berinisial RI.

Mereka kekeh soal kehamilan itu.

Polisi membuka tahap demi tahap penyelidikannya.

Di sisi lain, rupanya ada organisasi masyarakat yang membuat laporan resmi ke polisi.

Ormas itu melaporkan si perempuan tidak hamil alias sudah melakukan kebohongan publik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved