Breaking News:

Berita Semarang

Masuk Kawasan Kampung Melayu Semarang, Wali Kota Hendi Taruh Perhatian pada Kelurahan Dadapsari

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa penanggulangan wilayah banjir di Dadapsari hanya tersisa beberapa titik untuk dituntaskan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengikuti kegiatan jalan sehat di Kelurahan Dadapsari, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya terus mendorong peningkatan wilayah Dadapsari di Semarang Utara, yang saat ini menjadi bagian dari kawasan revitalisasi Kampung Melayu di ibu kota Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun menekankan salah satu hal yang terus diupayakan adalah pengurangan wilayah banjir di Kelurahan Dadapsari.

Dalam kunjungan ke kelurahan tersebut sendiri, Hendi mengungkapkan bahwa penanggulangan wilayah banjir di Dadapsari hanya tersisa beberapa titik untuk dituntaskan.

Baca juga: Turut Terseret dalam Kasus Kematian NW, Ayah Randy Bagus Beri Tanggapan dan Cerita Profil Dirinya

Baca juga: Viral Video Syur 25 Detik di Media Sosial, Diduga Direkam di Sragen

Baca juga: Curhatan Novia Widyasari hingga Ungkapan Ingin Mengakhiri Hidup, Ia Tuang Lengkap di Media Sosial

Hal itu diungkapkannua saat mengikuti kegiatan jalan sehat di Kelurahan Dadapsari beberapa waktu lalu.

"Saya dari tahun 2012, setiap hujan saya pasti ke Kuningan dan Dadapsari, pokoknya daerah Semarang Utara. Saya bersama Bu Wakil mengecek dapur umum warga untuk membuat nasi bungkus. Karena wilayahnya banyak yang banjir,” tutur Hendi.

Namun dalam periode kedua kepemimpinannya, wilayah banjir di Dadapsari dan Semarang Utara semakin menyusut karena sejumlah proyek perbaikan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah kota Semarang seperti drainase serta rumah pompa.

“Alhamdulillah hari ini kalau kita lihat tinggal sedikit, masih ada satu dua yang banjir, tapi tidak seperti dulu,” imbuh Hendi.

Bahkan Wali Kota Semarang tersebut juga mengungkapkan bahwa Dadapsari memperoleh kesempatan untuk memperbaiki kampungnya sebagai kawasan ekonomi budaya oleh pemerintah pusat.

“Wilayah Dadapsari mendapatkan rejeki dari Kementerian PUPR dengan pembuatan Kampung Melayu,” ungkap Hendi.

Melalui program revitalisasi Kampung Melayu tersebut, Hendi menjelaskan tidak hanya estetika kota saja yang menjadi fokus, melainkan juga drainase yang berada di sekitar Dadapsari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved