Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Serangan Udara Israel Akibatkan Kebakaran Besar di Pelabuhan Suriah

Selasa (7/12/2021), pagi, serangan udara Israel menghantam pelabuhan Latakia di Suriah.

AFP PHOTO/STR
Pertahanan Udara Suriah menanggapi rudal Israel yang menargetkan selatan ibu kota Damaskus, pada 20 Juli 2020. 

TRIBUNJATENG.COM - Selasa (7/12/2021), pagi, serangan udara Israel menghantam pelabuhan Latakia di Suriah.

Serangan tersebut, menurut media pemerintah Suriah, menargetkan fasilitas-fasilitas utama pelabuhan.

"Sekitar pukul 1.23 pagi hari ini, musuh Israel melakukan agresi udara dengan beberapa rudal," kantor berita SANA, seperti dikutip dari CNA.

Baca juga: Miliarder Amerika Kembalikan 180 Karya Seni dan Barang Antik Curian Bernilai Rp1 Miliar


"Pertahanan udara kami memukul mundur agresi Israel di Latakia," sambungnya.

Serangan itu menargetkan halaman peti kemas pelabuhan, menyebabkan sejumlah peti kemas terbakar.

Namun, serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Foto-foto yang diterbitkan oleh SANA menunjukkan kebakaran di halaman.

Sementara itu, televisi pemerintah Suriah mengatakan petugas pemadam kebakaran telah mengendalikan api.


Sebagai informasi, Israel telah berulang kali mengatakan tidak akan membiarkan tetangganya, Suriah, menjadi landasan peluncuran bagi musuhnya, Iran.

 
Sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011, Israel telah melakukan ratusan serangan udara di wilayah Suriah.

Mereka menargetkan posisi pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran dan pejuang Hizbullah.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, serangan rudal 24 November Israel di barat provinsi Homs menewaskan lima orang.

Sementara dalam dua serangan terpisah Israel pada Oktober, lima milisi pro-Iran tewas di dekat ibu kota Suriah, Damaskus.

Sembilan pejuang pro-pemerintah tewas di dekat pangkalan udara T4 di timur Palmyra di Suriah tengah.

Serangan Israel Lainnya

Serangan udara di provinsi tengah dan barat Suriah pada Senin (8/11/2021) melukai dua tentara dan menyebabkan kerusakan material.

Dilansir dari Al Jazeera, militer Suriah mengatakan pesawat tempur Israel menembakkan rudal saat terbang di atas negara tetangga Lebanon itu.

Angkatan Pertahanan Udara Suriah menambahkan, sebagian besar rudal Israel telah ditembak.

Namun, mereka tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Kantor berita negara SANA mengutip sumber militer mengatakan, dua tentara Suriah terluka dan terdapat beberapa kerugian material.

Media pemerintah sebelumnya mengatakan, pertahanan udara telah mencegat "target musuh" di pedesaan sekitar kota Homs.

Hal itu dilakukan setelah ledakan terdengar di Homs dan kota pesisir Tartous.

“Sekitar 19:16 (17:16 GMT) malam ini, musuh Israel melakukan serangan udara dari arah utara Beirut,” kata militer dalam sebuah pernyataan kepada SANA.

“Pertahanan udara Suriah menanggapi rudal musuh dan menembak beberapa dari mereka,” tambah pernyataan itu.

Militer Israel tidak segera mengomentari laporan tersebut.

Sementara pada Oktober lalu, seorang tentara Suriah tewas dan tiga lainnya terluka setelah Israel melakukan serangan udara di dekat daerah Palmyra di pedesaan timur Homs.

Serangan udara itu terjadi di tengah peningkatan serangan yang dilaporkan oleh Israel di Suriah dalam beberapa pekan terakhir.

Israel telah melancarkan ratusan serangan terhadap sasaran militer terkait Iran di Suriah selama bertahun-tahun tetapi jarang mengakui atau membahas operasi semacam itu.

Israel telah mengakui, bagaimanapun, mereka menargetkan pangkalan-pangkalan kelompok sekutu Iran, seperti kelompok Hizbullah Lebanon yang kuat.

Israel telah mengatakan, kehadiran Iran di perbatasan utara adalah garis merah, dan telah berulang kali menyerang fasilitas dan konvoi senjata yang ditujukan untuk Hizbullah. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Israel Serang Pelabuhan Suriah Pakai Rudal, Mengakibatkan Kebakaran Besar

Baca juga: 2 Polisi Inggris Dipenjara karena Sebar Foto Korban Pembunuhan di WhatsApp

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved