Breaking News:

Berita Kendal

2 Gadis Dijadikan Pemandu Karaoke GBL, Pasutri di Kendal Terancam Penjara 10 Tahun

Satreskrim Polres Kendal membongkar kasus eksploitasi anak di bawah umur yang dipekerjakan sebagai pemandu karaoke (PK) di komplek lokalisasi Gambilan

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Pasutri pengelola tempat karaoke di GBL Kaliwungu Kendal dibekuk polisi karena melakukan eksploitasi anak di bawah umur sebagai pemandu karaoke, Senin (7/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Satreskrim Polres Kendal membongkar kasus eksploitasi anak di bawah umur yang dipekerjakan sebagai pemandu karaoke (PK) di komplek lokalisasi Gambilangu, Dusun Mlaten, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Tersangka adalah Agus Kriswanto (34) asal Wonorejo Kaliwungu dan Suryani (30) asal Wonosobo sebagai pengelola Intan Karaoke di lokalisasi GBL.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan mengungkapkan, kedua tersangka diringkus pada 22 November lalu atas laporan warga. 

Pihaknya mendapat laporan bahwa ada tempat karaoke di GBL yang masih buka sampai tengah malam dan menyalahi aturan. 

"Setelah dapat laporan, kami tindaklanjuti ke lapangan," terangnya, Senin (7/12/2021).

AKP Daniel melanjutkan, pihaknya menemukan 4 orang perempuan, dan 3 laki-laki sedang asyik bernyanyi malam itu sembari minum-minuman beralkohol. 

Dua perempuan di antaranya RVA dan P asal Banjarnegara masih muda belia dengan usia 17 tahun.

"Setiap PK melayani tamu, pengelola menerima bagian untung. Tersangka mendapat korban dari temannya yang dulu juga sebagai pemandu karaoke," jelasnya. 

AKP Daniel menegaskan kepada semua orangtua agar lebih memperhatikan aktifitas anak-anaknya.

Agar tidak terjerumus pada pekerjaan yang bisa merugikan untuk diri dan keluarga masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved