Breaking News:

PPKM

Pemkot Pekalongan Tetap Berlakukan Pengetatan Libur Natal Meski PPKM Level 3 Dibatalkan

Pemkot Pekalongan tetap berlakukan pengetatan libur Natal dan Tahun Baru meski aturan PPKM Level 3 dibatalkan pemerintah pusat.

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pembatalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di semua daerah dari pemerintah pusat tidak mengurangi kewaspadaan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah untuk tetap memberlakukan pengetatan di berbagai tempat pada saat momentum Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya telah menyampaikan bahwa PPKM Level 3 batal diterapkan di seluruh Indonesia mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.


Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menegaskan, bahwa meski pemerintah pusat telah membatalkan PPKM level 3, Pemkot Pekalongan akan tetap menerapkan pengetatan PPKM level 3 pada libur Nataru.


Menurutnya, pengetatan mobilitas orang tersebut untuk mencegah melonjaknya kasus Covid-19 usai libur Nataru.


"Di Kota Pekalongan tetap ada pengetatan, sesuai dari aturan PPKM level 3 yakni mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 tidak boleh ada acara besar keterkaitan perayaan Nataru," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com, Rabu (8/12/2021).


Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan mengungkapkan yang menjadi perhatian bersama terfokus pada malam perayaan tahun baru 2022, dimana tidak ada pesta kembang api, atau acara apapun yang mengundang kerumunan massa.


Pada malam tahun baru 2022 nantinya, pihaknya menjelaskan, jalan-jalan protokol disepanjang Kota Pekalongan akan disekat untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan keramaian maupun kerumunan massa di Kota Pekalongan.


"Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru Covid-19 pada saat Nataru."

 

"Meski kasus Covid-19 sudah kondusif, tetapi kita tetap harus waspada. Karena varian mutasi virus baru Covid-19 Omicorn sudah masuk ke Malaysia. Jangan sampai, varian virus baru itu masuk ke Indonesia khususnya di Kota Pekalongan," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved