Breaking News:

Berita Semarang

Tahun 2022, DPU Kota Semarang Anggarkan Rp 28 Miliar untuk Ongkos Perbaikan Jalan

Jalan rusak menjadi topik aduan terbesar dalam Lapor Hendi selama periode November 2021. Dari 391 laporan, 100-125 laporan itu keluhan jalan rusak.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kondisi Jalan Pandanaran tidak rata, Rabu (8/12/2021). Beberapa ruas jalan protokol di Semarang mengalami kondisi jalan tidak rata. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jalan rusak menjadi topik aduan terbesar dalam Lapor Hendi selama periode November 2021. Dari 391 laporan, 100-125 laporan merupakan keluhan jalan rusak. 

Dalam rangka perbaikan jalan rusak, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang telah menganggarkan perbaikan jalan pada 2022 mendatang. 

Baca juga: Pengunjung Wisata Alam Bukit Kunci Blora Diingatkan untuk Jaga Prokes dan Waspada Bencana Alam

Baca juga: Guru Agama SD di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Dilakukan di Kelas tiap Jam Istirahat

Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung memaparkan, telah menganggarkan sekitar Rp 28 miliar, yakni swakelola aspal sebesar Rp 15 miliar untuk menembel dan melapisi jalan yang rusak dan beton sebesar Rp 13 miliar. 

"Saat kami mendapat laporan jalan rusak di portal mana saja, kami menggerakkan teman-teman untuk segera memperbaiki. Saya ingin pengendara bisa melintas aman," papar Rianung, Kamis (9/12/2021). 

Menurutnya, penanganan jalan rusak bisa masuk penanganan sementara menggunakan dana swakelola tersebut.

Ke depan, jalan yang mengalami kerusakan berat atau perlu penanganan lebih lanjut, misalnya amblas, akan disempurnakan. 

Kondisi jalan yang sudah dipenuhi banyak tambalan akan menjadi agenda DPU untuk perbaikan. 

"Kadang, jalan tidak bermasalah, karena kena hujan kemudian rusak. Sampaikan saja ke kami agar kami lakukan penangan jangka pendek," jelasnya. 

Baca juga: 62 Pasangan tak Resmi Terjaring Razia Satpol PP Banjarnegara di Tahun 2021, Ada ASN hingga Pelajar

Baca juga: Menko Airlangga Ungkap Bank Dunia Puji Langkah Indonesia Tangani Pandemi dan Perekonomian

Terkait dengan kerusakan jalan di sejumlah ruas jalan protokol yang sedang dilakukan pembangunan utilitas ducting, pihaknya akan berkomunikasi dengan pelaksana proyek agar bisa segera dilakukan perbaikan.

Pembangunan utilitas ducting tahap pertama ini, ada di sembilan ruas jalan.

Sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, DPU akan meminta pelaksana proyek untuk merapikan sembilan ruas jalan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved