Berita Kesehatan
Manfaat Jambu Air: Sebagai Skincare, Obat Diabetes Hingga Antikanker Payudara
Jambu air (Syzygium aqueum) adalah salah satu buah favorit masyarakat Indonesia.
Buah jambu air berbentuk seperti pir, berwarna putih sampai merah terang dengan panjang 1,5 cm dan lebar 2,5 cm dengan satu atau dua biji atau bahkan tidak memiliki biji sama sekali.
Daging buahnya berwarna putih, mengandung banyak air, memiliki rasa manis dan rasa aromatik.
KANDUNGAN FITOKIMIA
Jambu air memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan kimia yang terdapat di dalamnya memiliki khasiat yang mujarab untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
Ekstraksi dari daun jambu air ditemukan enam jenis senyawa metabolit flavonoid. Daun jambu air mengandung senyawa felonik, terpenoid, tanin dan ɤ terpinene dalam jumlah tinggi. Kulit jambu biji mengandung minnyak atsiri.
Itam dkk (2021) melaporkan ada enam senyawa flavonoid yang diisolasi dari ekstrak etanol tanaman ini, yaitu 4-hidroksibenzaldehida, myricetin-3-O-rhamnoside, europetin-3-O-rhamnoside, phloretin, myrigalone-G, dan myrigalone-B dengan dua dari flavonoid ini (yaitu, myricetin-3-O-rhamnoside dan europetin-3-O-rhamnoside).
EKOLOGI
Jambu air dapat tumbuh didaerah tropis dan beriklim panas, tumbuh dengan baik di daerah basah dan lembab dengan curah hujan tahunan.
Pada dataran rendah tropis lembab tumbuh hingga 1.200 m dpl. Jambu air ini dapat tumbuh di daerah dengan musim kemarau tetapi harus dengan pasokan air tambahan dan cahaya matahari yang cukup.
SEBARAN
Jambu air merupakan tanaman asli Indonesia tersebar ke Malaysia dan pulau-pulau di Pasifik.
Pada Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat, Jambu air dapat ditemukan di cagar Alam Keling II/III dan Cagar Alam Gunung Celering di Kabupaten Jepara.(*)
Penulis
Budi Santoso
PEH Muda pada BKSDA Jateng
Kepala KPHK Pati Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Jambu-air-Syzygium-aqueum-adalah-salah-satu-buah-favorit-masyarakat-Indonesia.jpg)