Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

16 Kabupaten Bersaing dalam Kerjurprov Bola Tangan di Kudus‎

Sedikitnya 16 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Tangan ‎Junior se-Jawa Tengah yang digelar mulai 16-19 Desember 2021.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Tangan ‎Junior se-Jawa Tengah yang digelar mulai 16-19 Desember 2021, di Stadion Indoor Balai Jagong, Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 16 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Tangan ‎Junior se-Jawa Tengah yang digelar mulai 16-19 Desember 2021.

Kompetisi tersebut sudah direncanakan sejak tahun 2019, namun sempat tertunda karena pandemi‎ hingga akhirnya dilaksanakan pada Desember 2021 ini.

Ketua Pengcab Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kudus, Franky Martenda menjelaskan, kejuaraan itu diikuti atlet junior berusia 19 tahun yang berasal dari 16 kabupaten/kota.

Baca juga: Viral Aksi Guru Pesantren Merobek Buku Novel yang Dianggap Tidak Berfaedah

Baca juga: Video Warga Karanganyar Meninggal Tersangkut di Gorong-Gorong Diduga Terpeleset


Di antaranya Kabupaten Tegal, Banyumas, Kendas, Grobogan, Pati, Jepara, Demak dan Surakarta.

"Setiap Kabupaten mengirimkan satu tim putra dan putri untuk berkompetisi dalam Kejurprov ini. Tapi ada juga yang mengirimkan satu tim saja," ujar dia, di Stadion Indoor Balai Jagong Kudus, Kamis (16/12/2021).

‎Menurutnya, jumlah tim yang ikut berkompetisi sebanyak 30 tim, yang terdiri dari 16 tim putra dan 14 tim putri.

"Satu tim mengiri‎mkan jumlah atletnya sesuai kebutuhan, yang jelas untuk satu pertandingan ada tujuh pemain yang bertanding," kata dia.

Dalam pertandingan itu, pihaknya tidak menargetkan kemenangan yang penting bisa memberikan pengalaman.

Pasalnya atlet bola tangan di Kudus berdiri tahun 2017 yang terlambat dibandingkan dae‎rah lainnya.

"Di sini dulu dibentuk 2017 agak terlambat, apalagi sempat vakum. ‎Harapannya olahraga ini bisa dikenal dan menjadi ekstrakurikuler di sekolah," ujar dia.

Sementara itu, Heri Supriyadi, Pelatih Tim Bola Tangan Kudus, mengatakan, telah melakukan persiapan satu bulan sebelumnya untuk mengikuti pertandingan tersebut.

Dalam kompetisi itu semua atlet belum memiliki pengalaman, namun pihaknya menilai timnya punya peluang yang sama besar.

"Kalau hasil terserah yang di atas,‎ yang penting fokus pada 25 menit. Kami punya strategi yang penting passing dan catching," ujar dia.

Baca juga: Tips Ibu Hamil Pilihan Makanan Anti Mual Agar Tetap Ternutrisi

Baca juga: Not Angka Pianika Payung Teduh Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan Sedang Cantik

Sementara itu, atlet Bola Tangan, Yunike Rafida‎ menyampaikan, dalam pertandingan perdana itu tim putri bisa unggul 10-1 melawan Tegal.

Menurutnya, kemenangan timnya itu karena pertahanan lawan yang lemah sehingga bola mudah masuk gawang.

"Pertahanan lawan lemah jadi bolanya jatuh. Kami lebih mudah mendapa‎tkan poin angka," ujar warga Kelurahan Langgar Dalam, Kudus. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved