Berita Semarang
Rumpin Bangjo Semarang, Selamatkan Anak Rentan agar Tak Turun ke Jalan
Riuh tawa riang belasan anak di sudut kawasan Kota Lama Semarang menghiasi sore itu.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Menurut Annisa, Rumpin Bangjo memiliki dua program yakni kelompok belajar dan Outreach.
kelompok belajar meliputi pendidikan alternatif dan Pendidikan formal.
Pendidikan formal diberikan kepada anak yang memiliki identitas dan kemauan belajar akan disekolahkan.
Sedangkan pendidikan alternatif diberikan oleh relawan yang biasanya dilakukan sekali dalam seminggu.
Kegiatan itu sudah terjadwal yakni dilakukan tiap Selasa dan Kamis.
"Kami tiap hari Selasa mengajar anak-anak di Pondok Boro, Kamis pindah di kawasan Kota Lama," katanya.
Relawan Rumpi Bangjo dalam memberikan pembelajaran kepada para anak telah menyusun Silabus selama satu bulan sekali.
Silabus meliputi sejarah, pendidikan akhlak, kreasi tangan, belajar menghitung, kesehatan reproduksi (kespro) seperti pubertas, pacaran yang berisiko dan lainnya.
"Iya silabus kami susun sedemikian rupa yang mencakup kebutuhan pembelajaran anak," terangnya.
Dikatakan Annisa, jumlah anak bimbingan rumpin saat ini sudah jarang sekali turun ke jalan.
Sebab, orangtua anak juga mulai sadar pentingnya pendidikan bagi anak mereka.
Perubahan tersebut juga berlangsung lama paling tidak selama 11 tahun selama pihaknya melakukan pendampingan.
"Alhamdulillah, kini para orangtua telah sadar pentingnya pendidikan bagi anak mereka," tuturnya.
Kendala Administrasi
Ia mengatakan, banyak kendala yang dihadapi dalam melakukan pendampingan terhadap anak rentan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/relawan-rumpin-bangjo-belajar.jpg)