Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Rumpin Bangjo Semarang, Selamatkan Anak Rentan agar Tak Turun ke Jalan

Riuh tawa riang belasan anak di sudut kawasan Kota Lama Semarang menghiasi sore itu.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Dok Rumpin Bangjo
Relawan Rumpin Bangjo atau Rumah Pintar Abang Ijo saat belajar bersama para anak rentan, di Kota Semarang. 

Di antaranya kendala identitas sebagai syarat dalam mengakses pendidikan dan kesehatan.

Banyak anak terpaksa tidak bisa bersekolah lantaran terbentuk identitas kependudukan.

Akan tetapi pihaknya terus berupaya dengan membantu para anak rentan untuk memperoleh hak identitasnya.

"Kami baru saja mengurus 30 anak rentan memperoleh identitas akte. Tahun depan kami bisa memasukan mereka ke sekolah dengan lebih mudah," jelasnya. 

Ia mengaku, sebenarnya ada sekolah swasta yang tetap mau menerima anak rentan untuk bersekolah.

Hanya saja mereka tetap meminta para anak harus mendapatkan kartu identitas terutama ketika menjelang kelulusan.

"Alhamdulillah semua anak yang kami dampingi semua sudah memiliki kartu identitas," ucapnya. 

Ia menyebut, kendala lainnya berupa sumber daya relawan.

Para relawan yang bergabung di Rumpin Bangjo mayoritas domisilinya jauh dari tempat mengajar.


"Saya sendiri dari Kabupaten Kendal. Ada teman relawan lain dari Gunungpati, mereka mahasiswa harus turun jauh ke tempat mengajar," bebernya. 

Selain itu, mereka harus merogoh kantong pribadi untuk memenuhi alat pendukung belajar seperti alat tulis.

Tak hanya itu, para relawan seringkali membawa jajanan yang disukai anak-anak agar rajin belajar.

"Sebenarnya kami tidak mau selalu membelikan jajan ke anak-anak agar mereka tidak ketergantungan. Tapi kami tidak tega, meski kami tidak ada dana operasional pembelajaran kami tetap mengupayakan," paparnya. 

Kendati menghadapi berbagai tantangan dalam mengajar, para relawan Rumpin Bangjo mengaku, selalu ada pelecut semangat bagi mereka. Terutama cerita para anak rentan yang mereka bina. 

Seperti ada seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun yang tetap bersemangat belajar meski kondisi keluarganya banyak sekali persoalan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved