Breaking News:

Persiku Kudus

Keringat Sudah Diperas, Atlet Persiku Kudus Belum Terima Gaji, KONI Anggap Belum Mendesak

Gaji ‎atlet dan manajemen Persiku Kudus dalam kompetisi Liga 3 Jateng dianggap tidak mendesak, meskipun keringat sudah diperas selama beberapa bulan.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
‎Ketua KONI Kudus, Imam Triyanto‎, saat ditemui di Pemancingan Koppast, Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  ‎Gaji ‎atlet dan manajemen Persiku Kudus dalam kompetisi Liga 3 Jawa Tengah dianggap tidak mendesak (urgent), meskipun keringat sudah diperas selama beberapa bulan.

Pasalnya, hal tersebut menjadi alasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus tidak‎ mengucurkan alokasi anggaran ke Persiku Kudus pada tahun 2021 ini.

‎Menurut Ketua KONI Kudus, Imam Triyanto menyampaikan, telah mengajukan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar dalam rencana perubahan APBD 2021.

Namun, karena pembahasan ranperda yang terlambat, maka ‎alokasi anggarannya menggunakan peraturan kepala daerah (Perkada) menjadi Rp 2,09 miliar.

Baca juga: Inilah Sosok Prajurit TNI Diduga Penabrak Sejoli Nagreg Mayat Dibuang di Banyumas

Baca juga: Video Detik-detik Pria Pukuli Pemotor di Minimarket Tersebar: Ma, Adek Boleh Melapor Polisi?

Dari anggaran tersebut, pihaknya memprioritaskan alokasi anggaran yang mendesak.

‎"‎Alokasi anggaran Perkada ini memang dikhususkan untuk kegiatan yang urgent (mendesak)," ujar dia, saat ditemui di Koppast.

‎Menurut dia, prioritas anggaran untuk Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus sebesar Rp 500 juta, antara lain Rp 200 juta (Persiku Jr), Rp 200 juta (Diklat pemain), dan Rp 100 juta (Askab PSSI).

‎Sedangkan keringat yang sudah dikeluarkan atlet dan manajemen Persiku Kudus dijanjikan menggunakan anggaran APBD 2022 mendatang.

"‎Nanti untuk Persiku Kudus akan menggunakan anggaran APBD 2022, kemungkinan Februari sudah bisa cair," ujar dia.

‎‎Sedangkan sisa anggaran sebesar Rp 1,5 miliar dari Perkada 2021 yang dikelola KONI Kudus akan digunakan untuk administrasi, apresiasi atlet PON, dan biaya untuk menghadapi gugatan KONI melaui Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved