Berita Video
Video Kerukunan Antarumat Beragama di Pati, Masjid dan Gereja Terhubung Kanopi
Jalan selebar sekira lima meter itu menjadi “penghubung” sekaligus “pembatas” antara masjid dan Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: abduh imanulhaq
Ketika jemaat keluar gereja dan menghadap jalan, di tembok bagian atas, mereka bisa melihat lukisan tiga tokoh dari tiga agama berbeda.
Di tengah terdapat lukisan Abdurrahman Wahid alias Gusdur yang mewakili Islam. Kemudian di sisi kiri terdapat lukisan Bunda Teresa yang mewakili Katholik. Adapun di sisi kanan terpajang lukisan Mahatma Gandhi yang mewakili Hindu. Ketiga lukisan itu dibatasi oleh beton penyangga atap
"Kebetulan hanya tiga (lukisan tokoh yang dipasang) karena plongnya (ruang kosong di dinding) cuma tiga. Tapi yang jelas itu menggambarkan keberagaman," kata Didik.
Ia berharap, setelah dibentuk di dalam gereja, ketika melangkah ke dunia luar umat bisa mewujudkan keimanannya dalam keseharian dengan mengasihi sesama manusia yang beragam.
Ketua Takmir Masjid Al-Muqorrobin, Santrimo, juga menegaskan bahwa kerukunan antara jemaah masjid dan gereja terjalin dengan baik.
"Warga rukun. Kami juga ada pertemuan di tingkat RW, semua umat beragama tidak ada masalah. Toleransinya bagus. Sejak saya masih remaja, antarumat beragama sering berkegiatan bersama, misalnya saat 17-an," ungkap dia.
Dia menuturkan, bangunan GKMI Winong lebih dulu ada. Masjid baru didirikan pada 2002.
"Sejarahnya dulu perumahan hanya memberi tanah untuk musala, tapi warga ingin punya masjid. Akhirnya dibeli tanahnya oleh masyarakat secara gotong royong.
Pembangunannya juga swadaya dari infak, sedekah warga. Antara lain kotak infak Jumatan seperti ini," tutur Santrimo.
Dia menuturkan, tanah berdirinya masjid ini, sebagaimana tanah perumahan, sebelumnya merupakan milik SMP BOPKRI.
Adapun saat ini masjid sudah bersertifikat resmi. Sertifikatnya disimpan di balai desa.
Sepanjang sejarah pertetanggaan dengan gereja, terang Santrimo, jemaah masjid tidak pernah mengalami konflik sosial.
Kedua kelompok umat beragama justru saling bertoleransi. (mzk)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :