Berita Kendal
Ketua FKUB Jateng KH Taslim Sahlan: Komitmen LDII Sangat Baik dalam Memperkuat Silaturahmi
Jalinan silaturahmi dalam kontek kehidupan bermasyarakat dan bernegara itu sangat penting dimiliki masyarakat Indonesia saat ini.
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL -- Jalinan silaturahmi dalam kontek kehidupan bermasyarakat dan bernegara itu sangat penting dimiliki masyarakat Indonesia saat ini.
"Karena inti persoalan yang kerap muncul dan menimpa bangsa Indonesia selama ini, salah satu faktornya adalah kurang jalinan komunikasi dan silaturahmi," ujar Prof DR Singgih Tri Sulistiyono M Hum, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia saat menerima silaturahmi dengan Ketua dan Pengurus FKUB Jawa Tengah di SMA GNBS Brangsong Kendal, Jawa Tengah, Selasa (28/12/2021).
Lebih lanjut singgih yang juga Kepala Biro Hubungan Internasional DPP LDII ini mengatakan salah satu sumber dari perpecahan yang muncul di Negara ini adalah kurang membudayanya silaturahmi untuk menyambung persaudaraan, persahabatan dan kasih sayang.
"Silaturahmi ini akan membuat sesama elemen bangsa lebih mengenal, memahami, dan membantu sehingga tercipta kedamaian di negeri ini," tambah Singgih.
Menurutnya saat ini tradisi silaturahmi yang mulai luntur dan hilang dalam kehidupan bermasyarakat, melihat kondisi ini LDII selama kurun waktu beberapa tahun terakhir ingin menggelorakan kembali semangat silaturahmi.
“Dengan itulah maka LDII akan menggelorakan dan melaksanakan kegiatan sebagai manifestasi semangat silaturahmi kebangsaan. Harapannya kita akan mengadakan kegiatan tidak hanya level pimpinan tetapi sampai ke bawah,” imbuh Singgih.

Sebelumnya Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah KH DR Taslim Syahlan mengatakan, pihaknya terus membangun dialog, silaturahmi kebangsaan dan penguatan kerukunan umat beragama.
“Hari ini saya bersama sebagian pengurus bersilaturahmi ke saudara kami LDII JawaTengah sambil sama-sama belajar. Kira-kira program apa yang bisa diserap dan dikembangkan bersama-sama untuk mempererat tali silaturahmi dan menciptakan kerukunan di Jawa Tengah ini," ujar Taslim
Menurtnya ini kali yang kedua dan berjanji akan menguatkan silaturahmi umat Islam dan agama lain. "Karena dimasing-masing agama ada hal-hal perlu dibicarakan agar tidak memperlebar perbedaan yang ada,” terangnya.
Taslim mengatakan LDII merupakan organisasi keagamaan yang solid karena itu pihaknya berharap penguatan silaturahmi ke depan terus bergerak dan perekat dan tidak hanya jadi pengikat.
“Saya yakin komitmen teman-teman di LDII sudah baik dan bersama kami akan terus menggelorakan dan memperkuat silaturahmi yang ada,” tambahnya.
Sementara itu pembina GNBS, KH DR Khotimul Husein M Psi menjelaskan bahwa SMP dan SMA sekaligus pondok pesantren GNBS ini sebuah yayasan sekolah yang dikelola Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Tengah.
"Sekolah SMP/SMA Pondok Genrus Boarding School telah memberikan perhatian khusus pendidikan karakater yang unggul, mandiri bertakwa kepada Alloh SWT. Diantaranya dengan menanamkan karakater 6 tobiat luhur yaitu rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah dan mujhid-muzid," ujar Husein.
Pembinaan karakter ini diharapkan nanti kalau sudah terjun ke masyarakat bisa memberikan aura yang baik dan jadi pelopor generasi penerus yang berkhlakul karimah.
SMA Genrus Nusantara Boarding School berdiri pada 24 Juli 2017 dan padal 15-16 Agustus 2018 SMA Genrus Nusantara Boarding School melaksanakan Akreditasi dan pada tanggal 16 Oktober 2018 berhasil Terakreditasi A (Unggul) dengan nilai 94 berdasarkan Keputusan BAN SM Provinsi Jawa Tengah nomor : 044/BANSM-JTG/SK/X/2018
Adapun visinya adalah membangun Generasi Penerus yang Bertaqwa, Unggul, Mandiri dengan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi dan berkontribusi pada lingkungan”
Dan misinya adalah menyelenggarakan pembiasaan Ubudiyah dan Muamalah Islami bagi seluruh warga sekolah. Dengan menyelenggarakan sistem pendidikan yang kreatif dan inovatif untuk mendukung tumbuh kembangnya keterampilan hidup dan enam thobi’at luhur dikalangan peserta didik.
Adapun program pondoknya adalah qiroah, kutubusitah, tahfid dan menjadi mubalig atau mubaleghot. Dengan target menjadi tahfid Quran, kemampuan setara mubalig, diterima di PTN atau PTS favorit dan mampu menguasai berbagai bahasa.
Dengan ekstrakurikuler pramuka, pencak silat, karyawa ilmiah remaja, desain grafis, fotografi, PMR, PKS, PAskirbra, MTI dan sebagainya.
Tampak hadir di acara ini Ketua Pengurus FKPM (Forum Kemitraan Polisi Masyatakat) Da'i Kamtibmas Jawa Tengah, KH Sunardi Djoko Santoso, Pengurus FKBU Provinsi Jateng, Pengurus FKUB Kendal dan Dewan penasehat dan pengurus DPW LDII Jawa Tengah dan pengurus pondok dan sekolah GNBS Kendal. (*)
Baca juga: Launching PAUD HI, Wali Kota Pekalongan: Kolaborasi OPD Sangat Dibutuhkan
Baca juga: Doa Ketika Mengalami Mimpi Buruk Seperti yang Diajarkan Rasulullah
Baca juga: Bunda PAUD Inggit Soraya Ajak Pantau Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Baca juga: MPP Karanganyar Resmi Beroperasi, Ada 20 Instansi yang Tergabung