Breaking News:

Berita Banjarnegara

Angka Kasus Kecelakaan di Banjarnegara Terbilang Tinggi, Tahun 2021, Ada 433 Kasus, 51 Orang Tewas

Masyarakat baiknya lebih berhati-hati dalam berkendara. Setiap tahun, angka kematian akibat kecelakaan di jalan raya cukup tinggi.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Pembuatan garis kejut di jalan raya Banjarnegara. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Masyarakat baiknya lebih berhati-hati dalam berkendara.

Setiap tahun, angka kematian akibat kecelakaan di jalan raya cukup tinggi.

Ini bahkan jauh lebih tinggi dari kasus kematian akibat bencana alam. 

Di Kabupaten Banjarnegara misalnya, sepanjang tahun 2021, sampai November,  terjadi 433 kejadian kecelakaan di jalan raya.

Rentetan kejadian itu mengakibatkan 51 korban meninggal. 

Baca juga: Lunpia Mbak Lien, Inovasi Sajian Kuliner Tradisional Semarang Sesuaikan Kebutuhan Konsumen

Baca juga: Polresta Solo Merilis 7 Kasus Menonjol Selama 2021: Ada Perusakan Makam dan Kematian Mahasiswa UNS

Lima korbannya mengalami luka berat.

“533 (korban) luka ringan,” kata Kasatlantas AKP Erwin Chan Siregar, Kamis (30/12/2021) 

Menurut dia, jumlah korban akibat kecelakaan di tahun 2021 ini masih banyak.

Tapi ia menyebut tingkat kefatalan pada kasus kecelakaan di tahun 2021 lebih rendah dibanding tahun 2020 sebelumnya.

Pada tahun 2020 lalu, sebanyak 77 korban meninggal akibat kecelakaan di jalan raya di Kabupaten Banjarnegara.

“Ada penurunan 33 persen dari fatalitas meninggal. Untuk korban luka ringan lebih tinggi,” katanya.

Ini, menurut dia, tak lepas dari upaya Polri bersama instansi lain dan masyarakat untuk bisa menekan tingkat kefatalan korban.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gedung Kasuari RSUP Kariadi Semarang Terbakar, Upaya Pemadaman Dibantu Hujan

Baca juga: Pemain Asing PSIS Semarang Berlebih, Akankah Bruno Silva Dilepas Diganti Pemain Baru?

Termasuk kerjasama dengan rumah sakit untuk lebih cepat menangani korban.

Dengan penanganan yang tepat terhadap korban, menurut dia, bisa mengurangi fatalitas korban.

“Korban masih bisa diselamatkan karena dibawa ke Rumah Sakit, sehingga tidak sampai meninggal,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved