Breaking News:

Berita Sragen

Awali 2022, Lapas Sragen Jalin Kerjasama Pembinaan Keagamaan dengan Yayasan Darul Hidayatul Ilmi

Mengawali 2022, (Lapa) Kelas IIA Sragen menghadirkan program pembinaan keagamaan melalui pendidikan agama islam bagi Warga Binaan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
Dokumentasi Lapas Sragen
Lapas Kelas IIA Sragen ketika menjalin kerjasama dengan Yayasan Darul Hidayatul Ilmi, Sabtu (1/1/2022) kemarin 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Mengawali 2022, Lembaga Permasyarakatan (Lapa) Kelas IIA Sragen menghadirkan program pembinaan keagamaan melalui pendidikan agama islam bagi Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) muslim.

Dalam program ini, Lapas Kelas IIA Sragen bekerjasama dengan Yayasan Darul Hidayatul Ilmi Sragen . Penandatanganan kerjasama dilakukan di Yayasan Darul Hidayatul Ilmi Sragen, Sabtu (1/1/2022).

Kalapas Kelas IIA Sragen, Purwoko Suryo Pranoto melalui Kasi Pembinaan Nara Pidana dan Anak Didik, Agung Hascahyo mengatakan penandatanganan tersebut melibatkan Polres Sragen.

Baca juga: Proyek Senilai Rp 2,2 Triliun Berhasil Rampung di Bulan Desember, Kado Manis PLN untuk Tutup Tahun

Baca juga: Mengoptimalkan Pembelajaran IPS dengan Teknik Probing-Prompting

Agung mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang pendidikan yang layak bagi warga binaan Lapas Sragen.

Selama ini pembinaan hanya dilakukan oleh internal atau pegawai saja.

Untuk kerjasama ini akan direalisasikan pengajian atau ceramah agama dan lain-lain di mana materi pembinaan keagamaan, disampaikan oleh pihak yayasan.

Pembinaan keagamaan biasanya dilaksanakan di Masjid Lapas Kelas IIA Sragen. Sementara sasaran program pembinaan keagamaan itu 482 WBP Lapas Sragen.

"Ini adalah bentuk bukti dan komitmen, tentang program pembinaan di Lapas Sragen dalam menyediakan pendidikan yang layak bagi warga binaan di Lapas Sragen," kata Agung kepada Tribunjateng.com.

Selain itu tujuan dari program tersebut adalah membina sikap dan perilaku warga binaan agar bisa kembali berperilaku sesuai dengan norma-norma yang ada di masyarakat, khususnya norma agama.

Baca juga: Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Trayeman Tegal Masih Naik

Baca juga: Presiden Jokowi: Meski Belum Juara, Saya & Seluruh Rakyat Indonesia Tetap Bangga

Pihaknya berharap program kerjasama ini sukses, warga binaan setelah bebas dari Lapas Sragen bisa kembali menjadi pribadi yang lebih baik. Lebih mengenal agama dan tidak melakukan tindak kriminal lagi. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved