Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Evaluasi PTM di Kabupaten Tegal Selama Tahun 2021, Sekdin: Lancar dan Tak Ditemukan Klaster Covid-19

Berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayah Kabupaten Tegal sepanjang tahun 2021, terpantau lancar.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Foto ilustrasi berlangsungnya simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 1 Slawi, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayah Kabupaten Tegal sepanjang tahun 2021, terpantau lancar, tidak muncul permasalahan, dan tidak ada sekolah yang sampai ditutup karena penemuan kasus Covid-19.

Informasi tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal Akhmad Was'ari, melalui Sekdin Dikbud Kabupaten Tegal Winarto, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/1/2022).

Menurutnya, kondisi ini tentu berbeda jika dibandingkan pada tahun 2020 lalu, atau saat awal-awal pandemi Covid-19 melanda.

Baca juga: Rektor UIN Walisongo Semarang Lantik Pejabat Fungsional , Dosen, Dokter Pratama, dan PNS Baru

Baca juga: Jawaban Herry Wirawan Berbelit-belit di Persidangan Saat Ditanya Alasan Tiduri 13 Santriwati

Jika pada tahun 2020 ada beberapa sekolah yang ditutup atau diberhentikan pembelajaran tatap muka nya dan digantikan daring karena ada penemuan kasus Covid-19, tahun 2021 vaksin semakin digencarkan sehingga tidak ditemukan klaster penularan di sekolah.

"Alhamdulillah tahun 2021 evaluasi PTM berjalan lancar, tidak ditemukan klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Hal ini dipengaruhi karena vaksin Covid-19 yang semakin masif dan prokes yang ketat," ungkap Winarto, pada Tribunjateng.com, Selasa (4/1/2022).

Terkait protokol kesehatan yang diterapkan di sekolah, Winarto mengaku pihaknya selalu memantau dan memastikan jika semuanya mematuhi.

Selain itu untuk sarana prokes seperti tempat cuci tangan, ketersediaan alat pengukur suhu tubuh, handsanitizer, masker, face shield, jarak bangku antar siswa, semuanya dipastikan sesuai aturan dan harus menyediakan.

Baca juga: Pemuda Banyumas Tahun Baruan di Penjara Gara-gara Sebar Foto Vulgar Mantan Pacar ke Facebook dan WA

Baca juga: Status PPKM Kota Tegal Naik Jadi Level 2 Usai Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Tanggapan Dedy Yon

"Tidak ada penemuan kasus Covid-19, baik guru, siswa, terutama yang dibawah naungan kami (PAUD, SD, dan SMP), sekolah juga tidak ada yang sampai ditutup," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved