Berita Semarang

Vaksinasi Booster bagi Masyarakat di Semarang Masih Tunggu Juknis

Vaksinasi booster atau penguat yakni vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat umum di Kota Semarang masih menunggu petunjuk teknis.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Humas Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan tinjauan vaksinasi anak di SD Negeri Rejosari 03 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Vaksinasi booster atau penguat, yakni vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat umum di Kota Semarang masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyampaikan, hingga saat ini belum ada juknis yang keluar dari pusat.

Pihaknya akan melaksanakan vaksinasi booster jika sudah ada juknis berkaitan dengan hal tersebut. 

"Kalau ada berita vaksinasi booster tanggal 12 Januari, itu disampaikan oleh teman-teman pusat. Pasti akan segera kami laksanakan kalau sudah ada juknis seperti vaksinasi usia 6 - 12 tahun," ujar Hakam, Rabu (5/1/2022). 

Baca juga: Longgarnya Prokes hingga Kondisi Fasilitas Sekolah saat PTM Jadi Perhatian

Baca juga: Ada Anak Gatal-gatal Setelah Divaksin Covid-19 di Kudus

Sebelum vaksinasi booster dilaksanakan, menurutnya, perlu menyelesaikan vaksinasi usia 6 - 11 tahun yang saat ini masih terus dikejar.

Ada hampir 160 ribu sasaran vaksinasi usia 6 - 11 tahun yang ditargetkan rampung pada 10 Januari ini.

Di samping itu, Dinas Kesehatan juga masih ada PR vaksinasi bagi masyarakat yang berdomisili Kota Semarang ataupun masyarakat yang tidak memiliki KTP. 

"Kami akan fasilitasi untuk kami beri vaksin. Kasihan saudara-saudara kita yang belum vaksinasi mungkin karena alasan belum punya KTP, dan sebagainya," paparnya. 

Pekan ini, Hakam akan menyisir masyarakat yang berdomisili Semarang di setiap kelurahan.

Pihaknya mengaku telah berkonsultasi dengan provinsi sekaligus menyampaikan rencana vaksinasi warga domisili Kota Semarang kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

Dia memastikan, persediaan vaksin hingga pekan ini masih aman.

Baca juga: Tren Korupsi Naik, Kejari Kudus Tingkatkan Penyuluhan di Sekolah dan Desa

Baca juga: PTM Terbatas Digelar, Satgas: Tak Perlu Khawatir dan Tetap Waspada

Ada vaksin jenis Astrazeneca yang expired date hingga akhir bulan ini sehingga harus digunakan dalam dua pekan ke depan. 

"Rata-rata vaksinasi antara 12 - 13 ribu dosis. Sentra vaksin sekarang di Poltekes," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved