Breaking News:

Berita Kudus

Tren Korupsi Naik, Kejari Kudus Tingkatkan Penyuluhan di Sekolah dan Desa

Kejari Kabupaten Kudus akan meningkatkan edukasi hukum di tengah tren kenaikan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kota Kretek.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Caption : Kasi Intel?ejen Kajari Kudus, Sarwanto 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kudus akan meningkatkan edukasi hukum di tengah tren kenaikan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kota Kretek.

Kasi Intelejen Kejari Kudus, Sarwanto akan memberikan penyuluhan hukum lewat program Jaksa Masuk Sekolah.

Di sana, jaksa yang biasanya melakukan penuntutan terhadap terdakwa di pengadilan. Tetapi juga ikut memberikan edukasi ke sekolah-sekolah.

"Jaksa masuk sekolah ini sudah kami lakukan rutin setiap tahun‎. Tahun 2021 lalu ada enam kegiatan, tahun 2022 ini diagendakan lima sekolah," ujar dia, saat ditemui, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Bea Cukai Kudus Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal di Awal Tahun 2022

Baca juga: 403 Pegawai Kemenkumham Jateng Resmi Jadi PNS

Sarwanto menargetkan, kegiatan jaksa masuk sekolah itu bisa dilaksanakan paling lambat mulai bulan Maret 2022.

Namun dia memprediksikan pelaksanaannya bisa dimulai lebih cepat karena sudah direncanakan pada bulan Januari ini.

‎"Ini kami sudah bersurat ke sekolahan, kemungkinan bisa dimulai lebih awal," jelas dia.

Lima sekolah ‎yang disasar rencananya yakni SMA1 Jekulo, SMA 2 Bae, SMA 1 Bae, SMA 2 Kudus, dan MAN 1 Kudus.

Selain melakukan penyuluhan hukum ke sekolah, pihaknya juga memberikanedukasi ke desa-desa.

Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Ardian berupaya agar kepala desa dapat menggunakan dana desa sesuai aturan yang berlaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved