Breaking News:

Berita Banjarnegara

Ramai Diprotes Cemari Lingkungan, PT GeoDipa Dieng Gelar Silaturahim dan Doa Bersama Warga Sekitar

Dia menjelaskan, pada prinsipnya, proyek ini bukan hanya milik perusahaan saja, namun juga milik masyarakat

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Geodipa
Silaturahim dan doa bersama PT GeoDipa dengan warga Desa Karangtengah, Dieng, Kamis (13/1/2022) 

TRIBUNJATENG. COM, BANJARNEGARA - PT Geo Dipa Energi (Persero)  Dieng bersama masyarakat sekitar proyek PLTP Dieng 2 menggelar silaturahim dan  do’a bersama di lokasi pemboran wellpad 31 Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah  Kamis (13/1/2021) kemarin.

Acara tersebut dihadiri management GeoDipa, kontraktor, unsur perangkat desa hingga tokoh masyarakat setempat.

Project General Manager PLTP Dieng 2 Supriadinata Marza atau yang akrab dipanggil Rio mengatakan, doa bersama digelar untuk menjalin silaturahim sekaligus komunikasi antara pihak perusahaan dan masyarakat sekitar sehingga terjalin komunikasi yang baik.

“Kami atas nama GeoDipa mengucapkan terima kasih yang sudah berkenan hadir meluangkan waktunya untuk mempererat tali silaturahmi serta mendo’akan proyek ini,” kata Rio dalam rilis yang diterima Tribun, Jum'at (13/1/2021).

Dia menjelaskan, pada prinsipnya, proyek ini bukan hanya milik perusahaan saja, namun juga milik masyarakat. 

Ke depan, proyek ini diharapkan bisa memberikan manfaat secara luas, baik untuk pemerintah maupun masyarakat.

Pihaknya juga akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat sehingga masyarakat menjadi lebih lega dan tidak ketakutan. 

Rio mengatakan, pertemuan dengan warga ini merupakan yang pertama. Dalam pertemuan tersebut, warga juga diajak hingga ke lokasi pengeboran.

Menurut dia, masyarakat memang perlu mengerti aktivitas yang sedang dikerjakan pihaknya, serta sudah sejauh apa perkembangannya. 

"Tentu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan InsyaAllah hal-hal seperti ini dapat menjadi lebih sering kami gelar bersama masyarakat," ujar Rio.

Silaturahmi dan Do’a Bersama digelar terbatas dengan menerapakan disiplin protokol kesehatan serta tetap memperhatikan aspek keselamatan, yakni digelar pada zona aman dari titik lokasi pemboran. Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan ramah tamah. 

Sebelumnya, warga sempat beruadiensi dengan Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin karena mengeluhkan aktivitas proyek PLTP yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Warga mengeluhkan adanya pencemaran lingkungan, serta khawatir risiko bahaya yang ditimbulkan.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved