Berita Kudus
Masih Remaja, Ini Cara Angelica Lestarikan Kue Keranjang Khas Panjunan Kudus Warisan Keluarga
Di usia remaja, Angelica Eldyjoe (18) sudah menjadi penerus Toko Roti Panjunan, di Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Kudus, Sabtu (29/1/2022).
Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Di usia remaja, Angelica Eldyjoe (18) sudah menjadi penerus Toko Roti Panjunan, di Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Kudus, Sabtu (29/1/2022).
Penerus generasi keempat itu memilih terjun untuk melestarikan kue keranjang warisan keluarganya.
Toko legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 1960-an itu terus memproduksi kue keranjang setiap tahun karena telah menjadi tradisi Imlek.
Bahkan, Angel yang masih berusia remaja sudah terjun di dalamnya untuk melestarikan kue keranjang.
"Saya generasi keempat sudah sepatutnya belajar untuk meneruskan warisan keluarga," jelas dia, Sabtu (29/1/2021).
Selain menjual produk secara konvensional di toko, Angelica juga memanfaatkan instagram untuk berjualan.
Lewat akun @tokopanjunan, dia menawarkan beragam jenis roti dan kue yang dijual di sana.
"Kami juga jualan lewat online, di instagram untuk berjualan," ujar dia.
Di era serba digital, menjual produk secara tatap muka dinilai kurang efektif. Sehingga dia memanfaatkan media sosial untuk meraup pasar lebih luas.
"Penjualan di Kudus, Tayu, Kutoarjo dan sudah sampai dikirim ke Jakarta juga," jelas dia.
Pandemi yang berlangsung selama dua tahun, dinilai tak memberikan dampak terhadap tradisi kue keranjang yang tersaji saat Hari Raya Imlek.
"Pandemi tidak menghalangi untuk bersyukur dan bersuka cita pada saat Imlek," jelas dia.
Penjualan roti keranjang tetap berjalan lancar menjelang Imlek meskipun dalam kondisi pandemi.
"Walaupun ada pandemi, tetapi penjualan kue keranjang ini tidak terpengaruh," jelas dia.
Dalam sehari, toko tersebut memproduksi sedikitnya dua kwintal kue keranjang yang sudah dimulai sejak pertengahan Desember 2021.