Fokus
Fokus : Gelombang ke Tiga
KEKHAWATIRAN munculnya gelombang ketiga Covid-19, utamanya pasca libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru)
Penulis: deni setiawan | Editor: Catur waskito Edy
“Langkah kami menggenjot testing dan tracing tersebut sebagai upaya deteksi dini pencegahan perluasan penularan dan munculnya klaster baru. Dan itu kami rasa sudah berhasil,” tuturnya.
Di sisi lain, ada atau tidaknya gelombang ketiga itu, ada satu hal yang nampaknya belum sepenuhnya dapat dilakukan masyarakat hingga saat ini. Mengabaikan protokol kesehatan masih saja terjadi bahkan bertambah.
Terlebih di situasi cuaca ekstrem seperti saat ini. Dimana sumber-sumber penyakit bermunculan, tingkat kekebalan tubuh menurun sehingga virus mudah masuk ke tubuh.
Langkah antisipatif itulah yang sekiranya masih terabaikan. Sikap abai terhadap kesehatan sendiri dan tanpa disadari pula berdampak bagi orang yang ada di sekelilingnya.
Agaknya, peduli menjadi kata kunci untuk saat ini. Peduli terhadap diri sendiri dan orang sekitarnya. Hal kecil yang bisa dilakukan, ketika merasa tidak enak badan, lebih baik beristirahat di rumah.
Bilapun harus ke luar rumah, tak lupa memakai masker dan berupaya menghindari interaksi berlebihan. Setibanya di rumah, berupaya membersihkan tubuh menggunakan sabun. Sepele tapi tak sedikit yang menyepelekannya. Bukankah demikian?(*)
Baca juga: Universitas di Afghanistan Kembali Dibuka untuk Pertama Kalinya sejak Taliban Berkuasa
Baca juga: Kisah Pilu Bocah 5 Tahun Tidur di Emperan, Dikembalikan ke Orangtua Balik Lagi ke Jalan dengan Luka
Baca juga: Aplikasi Game Penghasil Saldo DANA, OVO dan GoPay Block Puzzle
Baca juga: Jerinx SID Sebut Dokter Tirta Penakut karena Tak Mau Jadi Saksi di Sidang Kasusnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/deni-setiawan-wartawan-tribun-jateng.jpg)