Berita Purbalingga

Audiensi dengan Bank Indonesia, Bupati Tiwi Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Program Pemkab dan BI

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Purbalingga, Agus Winarno

TRIBUNBANYUMAS/Ist. Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menerima audiensi dari Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Purwokerto, Rony Hartawan di Ruang Kerja Bupati Purbalingga, Selasa (8/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Purbalingga, Agus Winarno menerima audiensi dari Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Purwokerto, Rony Hartawan di Ruang Kerja Bupati Purbalingga, Selasa (8/2/2022).

Bupati Tiwi menyambut baik kehadiran Kepala BI Perwakilan Purwokerto dan berharap ke depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga dengan BI bisa menjalin sinergi dan kolaborasi terkait dengan program-program yang ada.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tiwi menerangkan terkait digitalisasi seperti penerapan Qris di pasar tradisional, Purbalingga Foos Center, dan Bumdes Wisata di Desa Serang. 

Program transaksi digital sudah mulai diimplementasikan di Purbalingga dan mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat, hanya saja perlu dimaksimalkan untuk penerapan Qris.

"Beberapa kali kita ada kegiatan launching Qris di Pasar Segamas bahkan sudah mulai diterapkan juga di Pasar Bukateja dan Bobotsari, PFC dan Bumdes Serang," kata Bupati Tiwi sebagaimana dalam rilis. 

Bupati juga menjelaskan terkait program pemulihan ekonomi yang menjadi program prioritas Pemkab Purbalingga tahun 2022.

Kemudian, Bupati juga menyampaikan terkait potensi unggulan di Purbalingga yakni bulu mata dan rambut palsu serta knalpot.

"Kita punya knalpot yang perlu kita dorong karena home industry dan knalpot Purbalingga pernah dipakai brand ternama Mercedes Benz, nantinya dengan BI diharapkan ada pendampingan agar knalpot kita bisa ekspor," jelasnya. 

Di sisi pertanian, Purbalingga punya potensi lada, kopi dan gula serbuk organik. 

Ada pula program pemberdayaan ekonomi santri yang sudah mulai dikembangkan di beberapa Pondok Pesantren.

"Tahun ini fokus kita di pemulihan ekonomi.

Program ini akan kita dorong yang diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Purbalingga," imbuhnya. 

Kepala BI Perwakilan Purwokerto, Rony Hartawan mengatakan siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab Purbalingga.

Nantinya, program yang akan dikerjasamakan dan dilakukan di Purbalingga akan menyesuaikan dengan program-program dan potensi yang ada di Purbalingga.

"Kami siap mendukung program-program di Pemkab Purbalingga dan siap bersinergi untuk membangun serta mengembangkan potensi yang ada," terangnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Video Terungkap dari Rekonstruksi, Pengeroyokan hingga Meninggal di SPBU Kriyan Jepara Terencana

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Bus di Imogiri Bantul yang Tewaskan 13 Orang, Ini Temuan KNKT

Baca juga: Kecelakaan Mobil hingga Terbakar di Senen, Polisi Berhasil Identifikasi 1 Korban

Baca juga: Musrenbang RKPD di Tegowanu, Anggota DPRD Grobogan Ingin UMKM dan Penanganan Stunting Jadi Prioritas

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved