Berita Nasional
Pemerintah Pakai Anggaran Negara Rp 8,3 M untuk Beli 4 Mobil Mewah, Buat Fasilitasi Tamu Luar Negeri
Selain itu juga tertera keterangan pengadaan dilakukan secara tender dengan menggunakan anggaran APBN 2022
Sehingga sedianya ada 36 mobil yang diganti baru.
Akan tetapi, anggaran pemerintah menurutnya hanya mampu untuk membeli empat buah mobil untuk saat ini.
"Jadi bukan 36 diganti ya. Hanya punya anggaran (untuk beli) empat," lanjutnya.
Heru membenarkan jika anggaran Rp 8,3 miliar itu bersumber dari APBN 2022 dan semuanya akan digunakan untuk membeli empat mobil pada tahun ini juga.
Heru pun menjelaskan mengapa pemerintah tidak menyewa mobil saja apabila untuk keperluan para tamu negara.
Menurutnya, ada pertimbangan pelayanan dan keamanan.
"Kadang-kadang kalau kita sewa kan waktunya mempet, lalu pelayanan tidak maksimal. Terus kalau tamu negara itu harus benar-benar safety kan, harus diteliti," tambahnya.
Dianggarkan sejak 2018
Heru pun menjelaskan, pengadaan mobil senilai Rp 8,3 miliar telah direncanakan sejak 2018.
Dia menyebut pengadaan sudah melalui proses kajian mendalam dari Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Wakil Presiden.
"Pengadaan ini sudah direncanakan sejak tahun 2018 melalui proses kajian secara mendalam yang disusun bersama-sama dengan Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Wakil Presiden," ujar Heru.
Seluruh proses itu menurutnya sudah disepakati. Kemudian proses pengadaan kendaraan dilakukan secara bertahap mulai 2019 sampai 2024.
"Hal ini dikarenakan keterbatasan pagu yg dialokasikan oleh Kementerian Keuangan, sehingga prosesnya dilakukan secara bertahap," lanjut Heru.
"Jadi memang untuk anggaran juga sudah direncanakan sejak awal," tegasnya.
Menurut Heru, dalam pelaksanaan pembelian mobil pihaknya mengutamakan aspek efektifitas dan akuntabilitas serta transparansi anggaran.