Konflik Wadas
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko : Istana Akan Evaluasi Pengerahan Polisi
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan pemerintah akan mengevaluasi pengerahan aparat polisi ke Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
"Demikian pula instrumen yang disebut analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal sudah terpenuhi, tidak ada masalah di sini, yang dilanggar."
Sebelumnya, sejumlah warga menolak pengukuran tanah di Wadas untuk Bendungan Bener dan penambangan batu andesit.
Sementara itu, seorang warga yang enggan disebutkan, menyampaikan bahwa desanya masih dijaga aparat.
"Situasi saat ini masih seperti tadi, belum aman masalahnya di setiap titik pintu masuk Desa Wadas dan di titik-titik tertentu masih dijaga oleh aparat," ujarnya, Rabu (9/2) sore.
Seorang warga lain bahkan mengungkapkan dirinya masih bersembunyi dan tidak berani keluar rumah.
Tidak hanya dirinya, beberapa warga juga bersembunyi jauh dari rumahnya dan belum kembali hingga sore.
"Iya (saya) sembunyi di rumah. Dan ada yang sembunyi entah di mana belum balik sampe sore ini," papar warga tersebut.
Akibat penjagaan ketat pihak kepolisian, warga Desa Wadas pun kesulitan untuk mendokumentasikan dan bertukar kabar dengan keluarga dan teman-temannya yang lain.
Meski demikian, saat ini terlihat jumlah aparat sudah berkurang, walaupun sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga di lokasi. (cnn/aji)
Baca juga: Layani Ekspor Bra Dari Batok Kelapa Sampai Jamaika
Baca juga: Slamet Subekti Donor Darah Sejak Umur 20 Tahun, Total Sudah 120 Kali, Badan Bugar di Usia Senja
Baca juga: Kesaksian Karyawan Grand Kemang Hotel saat Briptu Christy Ditangkap, Check-in Atas Nama Orang Lain
Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan Beruntun di Mlonggo Jepara Terekam CCTV, Ini Penuturan saksi Mata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-staf-kepresidenan-moeldoko-memberikan-keterangan-kepada-wartawan.jpg)