Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Laju Kasus Covid-19 di Semarang Tinggi, Naik 10 Kali Lipat Dalam 10 Hari

Sedangkan pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, higga Kamis (10/2/2020) pukul 15.00, Covid-19 aktif tembus 525 kasus

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/EKA YULIANTI
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyebaran Covid-19 di Kota Semarang tergolong tinggi.

Pada 1 Februari lalu, data Dinas Kesehatan Kota Semarang menunjukan ada 50 kasus Covid-19 di Kota Lunpia.

Sedangkan pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, higga Kamis (10/2/2020) pukul 15.00, Covid-19 aktif tembus 525 kasus.

Artinya, kenaikan kasus Covid-19 di Kota Semarang mencapai 10 kali lipat selama 10 hari.

Baca juga: Dokter Tirta Sebut Adam Deni Ngaku Punya Bos Besar: Dia Bilang Bacok Orang pun Gak Akan Dipenjara

Baca juga: 80 Tahun Bakrie Group Berdiri, Mertua Nia Ramadhani Pernah Bangkrut: Saya Lebih Miskin dari Pengemis

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta seluruh pihak harus memperketat protokol kesehatan.

Jika perlu, perkantoran-perkantoran dapat melakukan swab rutin.

Pusat perbelanjaan diminta aktif menerapkan Pedulilindungi.

Kerumunan-kerumunan harus dibatasi karena penyebaran Covid-19 varian Omicron sangat cepat. 

Meski Kota Semarang berada pada PPKM Level 1, Pemerintah Kota Semarang memperketat aturan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Hal itu diperbolehkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). 

"Pembatasan mulai dari jam operasional. Tadinya rata-rata jam 24.00 seperti kafe dan tempat hiburan, kami turunkan jam 23.00. Mall tadinya pukul 22.00, kami buat jam 21.00. Kapasitas tadinya 100 persen, kami turunkan 75 persen. PTM dijadikan PJJ," terang Hendi, sapaanya, Kamis (10/2/2022). 

Dia berharap, kebijakan pemerintah tidak menghambat aktivitas masyarakat. Mereka tetap boleh melakukan aktivtas ekonomi.

Hanya saja, kenaikan kasus ini harus disikapi di lingkungan usahanya. 

"Semua itu sebagai pesan kepada masyarakat bahwa hari ini angka Covid-19 tinggi. Kota Semarang termasuk dalam laju pertumbuhan kasus yang tinggi," ungkapnya.

Menurutnya, pengetatan akan dilakukan hingga situasi kasus Covid-19 di Kota Lunpia mulai melandai.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved