Vaksinasi Covid
Vaksinasi Anak Terus Diperluas di Pekalongan Demi Pembelajaran Tatap Muka
Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi anak atau pelajar usia 6-11 tahun.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi anak atau pelajar usia 6-11 tahun di Kota Pekalongan, salah satunya vaksin covid-19 dosis kedua di Sekolah Dasar Islam SDI Dhiyaul Fatihin Krapyak Pekalongan, Selasa (15/2/2022).
Pelaksanaan vaksin dosis kedua di SDI Dhiyaul Fatihin tersebut, berlangsung lancar dan mendapatkan antusias yang bagus dari anak-anak.
Kepala Sekolah SDI Dhiyaul Fatihin Lailatul Faridhoh mengatakan, dari 200 siswa kelas 1 sampai kelas 6, setidaknya 150 siswa telah disuntik vaksinasi covid-19 dosis pertama.
Baca juga: Pentingnya Sinkronisasi dan Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat
Baca juga: Cap Go Meh 2022 di Klenteng Hok Tik Bio Blora Diiringi Hujan, Tanda Banyak Rejeki
Baca juga: Pria Jombang Rudapaksa Anak Kandung Berusia 13 Tahun dengan Modus Janji Belikan HP Baru
"Dari pelaksanaan vaksin dosis pertama tidak ada laporan atau keluhan yang terjadi pada siswa yang setelah disuntik, sehingga harapannya pada penyuntikkan vaksin dosis kedua minimal 70 persen siswa berhasil disuntik," kata Kepala Sekolah SDI Dhiyaul Fatihin Lailatul Faridhoh kepada Tribunjateng.com.
Pihaknya berharap dengan adanya vaksinasi ini, anak-anak diharapkan lebih sehat lagi dan herd immunity meningkat.
"Vaksin ini juga untuk dapat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM)," imbuhnya.
Dhiyaul juga mengucapkan terima kasih kepada Binda Jateng yang sudah diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan pelaksanaan vaksin.
Baca juga: Bacaan Doa Witir
Baca juga: Sinopsis Drakor Oh My Venus Dibintangi Shin Min Ah dan So Ji Sub Segera Tayang di NET
Baca juga: Anggota Brimob Luka Parah Jadi Korban Begal di Bekasi, Saksi: Teriak Ga Ada yang Nolongin
Salah seorang siswa SDI Dhiyaul Fatihin Muhammad Ikrif Ramadani (11) kelas 5 SD mengaku tidak takut disuntik vaksin yang kedua kalinya agar sehat dan terhindari covid-19.
"Tidak sakit ketika disuntik. Vaksin ini agar terhindar dari Covid-19," katanya.
Kegiatan vaksinasi oleh Binda Jateng dilakukan secara serentak di 11 Kabupaten atau Kota yang ada di Jateng, dengan target peserta vaksin 18.000 dosis meliputi wilayah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. (Dro)