PSIS Hari Ini
Dragan Harus Bertanggung Jawab - Panser Biru Merespon PSIS Semarang Masih Puasa Kemenangan
Dragan Djukanovic sebagai pelatih baru di putaran kedua seakan belum memberi dampak instan mengembalikan tim yang layak diperhitungkan.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
Beberapa faktor yang jadi kendala PSIS Semarang kesulitan meraih kemenangan disebabkan cukup banyak pemain inti yang sempat absen di beberapa laga karena positif Covid-19.
Lini depan Mahesa Jenar juga tumpul di putaran kedua ini.
"Kalau namanya kompetisi siap tidak siap harus siap."
"Entah apapun itu, mau berbicara tentang Covid-19, semua tim juga mengalami."
"Tinggal bagaimana manajemen menghadapi semua ini," kata Galih kepada Tribunjateng.com, Senin (21/2/2022).
"Paling tidak kan harusnya sudah ada plan dari tim maupun manajemen."
"Intinya kami ingin ke depan permainan berubah."
"Kami melihat permainan sebelum-sebelum ini kurang greget," jelasnya.
Apakah Dragan perlu dievaluasi?
Menurut Galih, Dragan memang sepatutnya bertanggung jawab atas hasil sejauh ini.
Terlepas dari kasus Covid-19 yang terjadi dalam tim.
Galih berharap, delapan laga sisa harus dimaksimalkan untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin.
"Soal Dragan pastinya harus tanggung jawab lah soal permainan sekarang ini."
"Entah apapun itu, karena begini, apapun itu soal pemain dan strategi tim pasti di tangan pelatih, di luar semua pandemi dan lain-lain siap tidak siap harus siap," ungkap Galih.
"Paling tidak ada case-case yang harus mereka pikirkan untuk PSIS Semarang lebih baik lagi."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dragan-djukanovic-liga-1-2020.jpg)