Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UKSW Salatiga

Raih Predikat Cumlaude, Ayah dan Anak Lulus Bersama di UKSW Salatiga

Wahyudi Triwiyanto saat mengikuti wisuda bersamaan dengan sang putri semata wayang, Bunga Elsharon Wiyanto.

Editor: abduh imanulhaq
UKSW SALATIGA
Wahyudi Triwiyanto dan putri tunggalnya, Bunga Elsharon Wiyanto mengikuti wisuda bersama dalam Upacara Wisuda Periode III Tahun Akademik 2021/2022 UKSW Salatiga, Sabtu (26/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dapat diwisuda bersamaan dengan sang buah hati tentu menjadi momen yang istimewa.

Terselip rasa haru dan bangga karena dapat menyelesaikan pendidikan bersama anak terkasih.

Hal inilah yang dirasakan Wahyudi Triwiyanto saat  mengikuti wisuda bersamaan dengan sang putri semata wayang, Bunga Elsharon Wiyanto.

Potret momen istimewa ini terbingkai dalam Upacara Wisuda Periode III Tahun Akademik 2021/2022 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Sabtu (26/02/2022).

Wahyudi merupakan lulusan program studi Magister Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Tertinggi 4.00.

Dia pun berkesempatan mengikuti wisuda secara luring terbatas di Balairung Universitas.

Wahyudi Triwiyanto dan putri tunggalnya, Bunga Elsharon Wiyanto mengikuti wisuda bersama dalam Upacara Wisuda Periode III Tahun Akademik 2021/2022 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Sabtu (26/02/2022).
Wahyudi Triwiyanto dan putri tunggalnya, Bunga Elsharon Wiyanto mengikuti wisuda bersama dalam Upacara Wisuda Periode III Tahun Akademik 2021/2022 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Sabtu (26/02/2022). (IST)

Pada saat bersamaan, putri semata wayangnya turut menamatkan studi dari bangku S1 Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi UKSW.

Sang anak mengikuti prosesi wisuda yang dipimpin oleh Rektor Neil Semuel Rupidara, SE., M.Cs., Ph.D secara daring melalui platform zoom meeting.

Ditemui usai upacara wisuda, Wahyudi dan putri tunggalnya, Bunga Elsharon Wiyanto mengaku awalnya tidak mematok target untuk dapat lulus bersamaan.

“Bunga kuliah lebih dulu, dia masuk angkatan 2017. Kalau saya studi magister mulai tahun 2020. Saat Bunga mulai mengerjakan skripsi, saya masuk pada bimbingan thesis. Di situlah kami saling memberikan support satu sama lain sehinga dapat menyelesaikannya dengan baik,” tutur Wahyudi.

Meski lulus bersamaan dengan hasil IPK yang sama-sama tinggi, baik Wahyudi maupun Bunga memiliki segudang aktivitas yang dilakoni selama menempuh studi.

Semasa berkuliah, Wahyudi masih aktif sebagai dosen di STAK Terpadu PESAT Salatiga, sedangkan Bunga aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan, kepanitiaan, hingga menjadi asisten dosen.

Wahyudi menambahkan tidak mengalami kesulitan selama menempuh studi di UKSW meskipun juga harus bekerja.

Gelar magister pendidikan diraihnya berkat dukungan tenaga pengajar yang berkompeten di bidangnya.

Adapun berkuliah di masa pandemi menurutnya tetap dapat dilakoni dengan baik karena perkuliahan dilakukan secara online didukung oleh platform video konferensi eksternal seperti zoom meeting maupun milik UKSW sendiri seperti Flexible Learning (flearn).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved